158 Artis Semarakan Parade Lintas Budaya di Surabaya

Parade Lintas Budaya Surabaya. (Foto: JX/Budi Arie Satriyo)

SURABAYA, JIA XIANG – Opening ceremony Pesta Seni Lintas Surabaya di Balai Kota merangkai kegiatan Cross Culture Festival (CCF) yang kembali digelar di Kota Surabaya. Opening ceremony digelar Senin (15/8/16) malam. 

Cross Culture Festival atau yang juga disebut Parade Lintas Budaya itu sendiri digelar mulai Minggu (14/8/16) pagi sampai Kamis (18/8/16). Perhelatan spektakuler itu, disemarakkan oleh kedatangan 158 delegasi artis berbagai negara, serta 187 peserta dalam negeri. Seluruh peserta diberangkatkan oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini dari depan Taman Bungkul Jalan Raya Darmo, menggunakan 175 becak.

Para delegasi peserta Festival Seni Lintas Budaya (Cross Culture Festival) 2016 naik becak dari Taman Bungkul menuju Patung Karapan Sapi Jalan Basuki Rahmat. Ada 175 becak yang mengangkut para delegasi.

Setelah sampai di Patung Karapan Sapi, para delegasi turun dari becak, lalu berjalan kaki menuju Monunen Bambu Runcing di Jalan Panglima Sudirman. Di sana, para delegasi melakukan atraksi budaya dan tari-tarian khas dari negara atau daerah masing-masing.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) dalam sambutannya mengatakan, baru kali ini even cross culture dihadiri lebih dari 150 orang artis dari berbagai negara. Beberapa negara yang mengikuti ajang ini antara lain dari Amerika Serikat, Polandia, Rumania, Estonia, Korea Selatan dan Tiongkok.

Risma meminta, warga Surabaya menunjukkan diri sebagai warga yang ramah luar biasa. Menurutnya, sangat mungkin suatu saat akan lebih banyak warga asing yang mengikuti berbagai kegiatan yang ada di Surabaya.

Delegasi luar negeri dalam Surabaya Cross Culture Festival 2016 menarikan tarian khas masing-masing negara di depan Monumen Bambu Runcing. Delegasi Amerika Serikat, misalnya. Para seniman dari grup American Footworks Folk Dance Ensemble menarikan tarian folk khas negara bagian Idaho. Tarian ini menggambarkan tradisi koboi di Amerika dengan gerakan lincah serta loncatan-loncatan yang riang.

Grup Martisorul Ensemble dari Rumania. Tariannya hampir mirip, lincah, dengan banyak gerakan kaki dan loncatan-loncatan diiringi musik yang rancak. Delegasi Seoul, Korea Selatan tampil dengan grup tari dan musiknya. Sedangkan dari delegasi dalam negeri, grup tari dari Kabupaten Sleman menampilkan Tari Bergodo. [JX/Bas/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here