2013, Narkoba Semakin Mengkhawatirkan

Jakarta, Jia Xiang – Kasus narkotika dan obat terlarang (Narkoba) di Indonesia kian mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2013 penyalahgunaan narkoba meningkat.

Data yang dirilis Badan Narkotika Nasional (BNN), Senin (23/12/13) menyebutkan sepanjang tahun ini BNN mengamankan 244 tersangka kasus narkoba dari 166 laporan khusus narkotika.

Dalam keterangan persnya, Kepala BNN Irpen Polisi Anang Iskandar menjelaskan dari 244 tersangka yang dibekuk BNN diamankan barang bukti yang terdiri dari 132.813,18 gram sabu, 215,9 gram heroin, 179,8 gram serbuk ekstasi, 26.937 butir pil ekstasi, 13.522,8 gram ganja, 35,75 gram prekusor, 146,38 gram ephidrine, 85 butir tablet methaphetamine, 588 butir tablet “happy five” dan 323.726 mililiter prekusor cairan. Sejumlah barang bukti tersebut telah dimusnahkan.

Sebagai perbandingan, di tahun 2012 lalu BNN mengungkap 117 kasus narkoba dengan jumlah berkas perkara sebanyak 169 berkas. Sepanjang tahun 2012, jumlah tersangka yang berhasil diamankan oleh BNN sebanyak 187 orang.

Sementara jumlah barang bukti narkotika yang berhasil disita selama tahun 2012 adalah sabu seberat 79,24 kilogram, ganja sebanyak 315,34 kilogram, kokain sebanyak 858,40 gram, heroin sebanyak 14,41 kilogram, ekstasi sebanyak 1.420.685 butir, prekursor padat sebanyak 50,16 kilogram dan 11.480 butir dan prekursor cair sebanyak 15.818 mililiter.[PR/U1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here