2014, Tahun Berat Bagi UKM

Jakarta, Jia Xiang – Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) akan menghadapi tantangan berat sepanjang tahun 2014.

Analisa tersebut dikemukakan Ketua Umum HIPMI DKI Jakarta, Andhika Anindyaguna Hermanto di Jakarta, Selasa (7/1/14). Menurut dia, sepanjang tahun ini iklim usaha kurang menguntungkan.

“Kondisi ini ditandai dengan melemahnya nilai tukar rupiah, kenaikan harga elpiji, inflasi, dan bunga kredit tinggi akan menjadi kendala yang membayang-bayangi kalangan usaha. Terutama bagi sektor UMKM,” kata Andhika.

Menurut dia, iklim bisnis menjadi barometer investasi baik saat di awal maupun di akhir tahun, sehingga dengan inflasi 8-9 persen akibat kenaikan BBM ditambah kenaikan harga gas tentunya akan semakin memberatkan para pelaku usaha.

“Kita tentu berharap penyelenggaraan Pemilu 2014 tidak akan membuat ekonomi mengalami penurunan,” ujarnya.[Ant/U1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here