2020, Populasi Penduduk Beijing Kurang 23 Juta Orang

Populasi warga Kota Beijing diproyeksikan tidak lebih 23 juta jiwa pada 2020. (Foto: Ist./W5)

BEIJING, JIA XIANG – Beijing berencana untuk mengendalikan jumlah penduduk dengan menekan angka populasi kurang dari 23 juta orang pada 2020. Menurut Wakil Wali Kota Beijing Li Shixiang, di Beijing, Jumat (6/3/15), proyeksi ini baru pertama dilakukan di saat pertumbuhan penduduk melesat tinggi.

Pada tahun 2005, Dewan Negara pernah menetapkan total warga Beijing berjumlah 18 juta orang pada tahun 2020. Namun saat ini, penduduk kota telah melonjak menjadi 21.540.000 jiwa dan dimungkinkan bakal bertambah lebih kurang 21,8 juta pada akhir tahun.

Target populasi 23 juta jiwa dihitung menurut Wakil Wali Kota, berdasarkan kemampuan sumber daya air kota untuk memenuhi kebutuhan warga. Hal ini dilakukan setelah proyek the South-to-North Water Diversion tidak membawa perubahan mendasar untuk memperbaiki situasi kekurangan air .

Kelebihan penduduk telah memperburuk lalu lintas kota dan masalah lingkungan.

Perdana Menteri Li Keqiang dalam laporannya tentang kinerja pemerintah dalam memerangi “penyakit perkotaan”, seperti polusi udara dan kemacetan lalu lintas, harus ditingkatkan untuk meningkatkan standar hidup masyarakat. Pemerintah telah memprioritaskan untuk menekan polusi udara.

Dari 2014, juga mulai dilakukan relokasi beberapa pengusaha di pasar grosir dekat Dahongmen dan Kebun Binatang Beijing ke kota-kota terdekat di perusahaan tetangga provinsi Hebei.

Di masa depan, katanya, Beijing akan terus merelokasi industri yang memicu polusi udara, dan menjadikan Beijing fokus pada perannya sebagai ibu kota negara. Li menambahkan, pembangunan dari Beijing-Tianjin-Hebei akan lebih terkoordinasi. [JX/Chinadaily/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here