21 Siswa SMK Otomotif Ikuti Enduro Student Program

Para siswa peserta Enduro Student Program. (Foto: Ist./W5)

CILACAP, JIA XIANG – Sebanyak 21 siswa berprestasi dari enam SMK Otomotif unggulan di Cilacap, Jawa Tengah, terpilih untuk mengikuti Enduro Student Program berupa  pelatihan dan kewirausahaan khususnya perbengkelan roda dua.

Program yang diluncurkan PT Pertamina Lubricants, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang mengelola usaha pelumas otomotif dan industri domestik dan internasional, berlangsung selama dua bulan, sejak dibuka pada Senin (13/6/16).

Keterangan Agus Mahyudin, Manager Production Unit Cilacap PT Pertamina Lubricants, dunia otomotif dan perbengkelan merupakan urat nadi dan darah dari pertumbuhan industri pelumas di Indonesia.

Sebagai produsen pelumas nasional, tuturnya, peran bengkel dan mekanik khususnya telah memberikan manfaat luar biasa bagi konsumen, pertumbuhan ekonomi negara dan kemandirian masyarakat. Pertamina Lubricants, lanjutnya, percaya bahwa mengembangkan keahlian dan minat para tenaga muda produktif sangatlah penting untuk memajukan industri pelumas dan ekonomi masyarakat Indonesia secara menyeluruh.

Pada tahap awal pelatihan, 21 peserta dilatih perbengkelan teknis dan non-tekniks di Balai Latihan Kerja (BLK) Cilacap yang meliputi pelatihan ilmu teknik mesinmotor, service motor, perawatan mesin, spare-parts, kelistrikan dan masih banyak lagi. Siswa juga dilatih wirausaha meliputi strategi dan inspirasi dalam menjalanan bisnis mandiri, taktik penjualan, pelayanan konsumen yang prima, team building dan wawasan mengenai  pengelolaan limbah bengkel.

Selain itu, Pertamina Lubricants juga bekerja sama dengan ILMA (Industrial Lubricants Marketing Academy) untuk memberikan product knowledge pelumas Pertamina dan semua ilmu tentang pelumasan secara mendalam.

Setelah program pelatihan di BLK selesai, peserta akan dikelompokan dan diberikan kesempatan emas untuk magang dan bekerja secara real di 7 bengkel mitra terpilih binaan Pertamina Lubricants yang tersebar di Cilacap.

“Belajar tidak boleh terhenti, di dunia kerjalah sesungguhnya social enterpreneurship dan skill mereka di uji dan di kembangkan secara maksimal,” kata Agus. Diharapkan semua peserta dapat merasakan dinamika usaha bengkel dan timbul minat yang kuat untuk membuka usaha bengkel sendiri dengan kualitas teknis yang mumpuni ke depannya.

Selain itu, 7 bengkel mitra binaan Pertamina Lubricants akan di rejuvenasi dengan diisikan perabot hasil olahan drum bekas pabrik pelumas Pertamina menjadi perabot kreatif anak bangsa berbentuk sofa, rak dan meja. Botol oli bekaspun akan diberikan ke Bank Sampah Cilacap untuk mereka olah kembali. Hal tersebut mengajarkan para peserta program untuk selalu memerhatihan limbah bekas agar bengkel selalu bersih dan tidak merusak lingkungan.[JX/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here