AS Minta Negara Lain Berlayar ke Laut Cina Selatan

Pulau Woody, Laut Cina Selatan.

WASHINGTON, JIA XIANG – Salah satu komandan senior Angkatan Laut Amerika Serikat meminta Australia dan negara-negara lain untuk melayarkan kapal perang ke dekat pulau-pulau yang masih jadi sengketa di Laut Cina Selatan.Dalam lawatannya ke Australia, Komandan Armada Ketujuh AS, Laksamana Madya Joseph Aucoin, mengatakan hal tersebut akan membuat salah satu jalur pelayaran tersibuk dunia menjadi tetap terbuka.
Tiongkok meningkatkan keberadaannya di pulau-pulau yang diklaim oleh beberapa negara, antara lain membangun landasan pacu pesawat maupun pengerahan rudal di salah satu kawasan sengketa, Pulau Woody atau Yongxing. Vietnam sudah mengajukan protes resmi ke Tiongkok dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait pengerahan rudal dengan, antara lain, menyebut Tiongkok mengancam perdamaian.
Sementara itu, Pemerintah Beijing menegaskan bahwa sebagian besar dari wilayah sengketa masuk dalam kedaulatannya. Sebagai tanggapannya, AS bulan lalu mengerahkan satu kapal perangnya dalam radius 12 mil laut dari Kepulauan Paracel, termasuk diklaim Tiongkok, yang menurut Washington merupakan perairan internasional.
Laksamana Madya Joseph Aucoin menambahkan, langkah itu tidak berarti AS “membidik” satu negara saja, namun agar semua bangsa yang menuntut wilayah itu berhenti untuk mengambil tindakan. “Yang ingin kami upayakan adalah menjamin semua negara, terlepas dari ukuran dan kekuatannya, bisa mengejar kepentingan mereka berdasarkan undang-undang kelautan yang seharusnya tidak diancam oleh sejumlah tindakan,” jelasnya. [JX/BBC/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here