Penutupan Perlintasan KA Pasar Senen Mulai Uji Coba di Bulan Oktober

JAKARTA, JIA XIANG – Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI pada bulan Oktober akan melakukan uji coba penutupan perlintasan Kereta Api sebidang di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat. Waktu pelaksanaan uji coba, dimulai pada 1 Oktober 2016 sampai 31 Oktober 2016.

Terkait dengan uji coba tersebut, Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah, menegaskan akan ada perubahan arah lalu lintas. Karena dampak ditutupnya perlintasan KA sebidang akan berpengaruh pada lalu lintas angkutan umum maupun kendaraan pribadi.

“Untuk perubahan arus lalu lintas kendaraan pribadi, dari arah Utara ke Timur (Jalan Gunung Sahari – Jalan Letjend Suprapto) disarankan melewati Jalan Gunung Sahari – Jalan Gunung Sahari 5 – Jalan Garuda – Jalan Kemayoran Gempol – Jalan Utan Panjang Timur – Jalan Tanah Tinggi Timur – Jalan Letjen Suprapto,” kata Andri dalam keterangan pers yang diterima Jia-Xiang, Jumat (30/9/16).

Ia juga melanjutkan untuk rute ke dua kendaraan pribadi yang disarankan dari arah Utara ke Timur, dapat melalui Jalan Gunung Sahari – Jalan Pasar Senen – Jalan Kramat Bunder – Jalan Stasiun Pasar Senen – Jalan Kepu Selatan – Jalan Bungur Besar Raya – Jalan Letjen Suprapto.

Lalu untuk arus lalu lintas dari Timur ke Selatan atau Jalan Letjen Suprapto ke Jalan Kramat Raya, dapat melalui jalan Tanah Tinggi VI, jalan Kembang Pacar, jalan Kramat Pulo, dan jalan Kramat Raya.

Sedangkan untuk arus lalu lintas sebaliknya dari Kramat Raya ke Letjen Suprapto dapat melewati jalan Kwitang, putar balik Mako Korps Marinir AL, lalu jalan Prapatan lanjut ke jalan Kramat Bunder (melewati underpass).

Kemudian, untuk arus lalu lintas Selatan ke Utara (Jalan Kramat Raya – Jalan Senen Raya) dapat melalui, jalan Kramat Raya, jalan Kwitang, putar balik Mako Korps Marinir AL, dan jalan Prapatan.

Kadishubtrans DKI mengimbau pengguna jalan yang hendak melintasi kawasan tersebut dapat mengikuti petunjuk lalu lintas yang sudah disiapkan. “Ikuti petunjuk arah lalu lintas oleh petugas atau ada rambu lalu lintas disana,” ujarnya.

Diketahui untuk lalu lintas angkutan umum, dipaparkan sebagai berikut:

– Arus lalu lintas bus besar dari Timur ke Utara (Jl. Letjend Suprapto – Jl. Senen Raya) dapat melalui Jl. Letjend Suprapto (melewati underpass Pasar Senen) – Jl. Kramat Bunder.

– Arus lalu lintas bus besar dari Utara ke Timur (Jl. Pasar Senen – Jl. Letjend Suprapto) dapat melalui Jl. Pasar Senen – Jl. Kramat Bunder – Jl. Senen Raya – Jl. Kweni I – Jl. Abdur Rahman Saleh – Jl. Prapatan – Jl. Kramat Bunder (melewati underpass).

– Arus lalu lintas bus kecil dan mikrolet dari Timur ke Utara (Jl. Letjend Suprapto – Jl. Stasiun Senen) menjadi Jl. Letjend Suprapto (melewati underpass Pasar Senen) – Jl. Kramat Bunder – Jl. Senen Raya, Jl. Dr.Wahidin – Jl. Gunung Sahari – Jl. Pasar Senen – Terminal Senen – Jl. Stasiun Senen.

– Arus lalu lintas bus kecil dan mikrolet dari Utara ke Timur (Jl. Stasiun Senen – Jl. Letjend Suprapto) menjadi Jl. Stasiun Senen – Jl. Kepu Selatan – Jl. Bungur Besar Raya. [JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here