(Foto: JX/Ist)

BEIJING, JIA XIANG – Perayaan Laba biasanya diselenggarakan pada hari ke delapan bulan ke-12 menurut penanggalan Lunar.

Biasanya perayaan atau Festival Laba ini diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada para leluluhur dan berdoa atas hasil panen yang baik dan keberuntungan seluruh anggota keluarga.

Dulu perayaan ini dikenal juga dengan nama Laba Congee yaitu makan bubur nasi bersama, yang isinya berbagai jenis kacang dan daging.

Bulan ke-12 menurut penanggalan Lunar disebut “La” dalam bahasa Cina, dan delapan diucapkan “ba”. Itulah sebabnya dinamakan “Laba”. Ini tidak hanya dianggap sebagai hari pengorbanan, tetapi juga hari di mana Shakyamuni menyadari kebenaran, dan akhirnya menjadi Buddha.

Perayaan ini pada Jumat (6/1/17) di berbagai tempat di Cina. Misalnya di Kuil Baima, di Kota Louyang, Provinsi Henan. Para pengurus kuil membagikan bubur Laba kepada seluruh umat yang hadir.

Begitu juga di Kuol Yonghe Lama di Beijing. Banyak orang mengantre untuk mendapatkan jatah bubur semangkuk setiap orang.

Sedangkan Kuil Xuangzhang di Nanjing, terlihat antrean panjang anak-anak sambil mengenakan pakaian tebal, mengantre bubur yang dibagikan secara gratis . [JX/Xinhua/Chinadaily/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here