Ada yang Meninggal, Warga Shanghai Protes

Jia Xiang – Puluhan orang melakukan protes di kota yang bakal menjadi pusat perdagangan dunia, Shanghai, Cina menyusul kematian Shen Yong, seorang warga Shanghai satu jam kemudian setelah dirinya dilepaskan dari penahanan di kantor polisi.

Shen telah menjadi target pihak berwenang selama beberapa tahun sejak ia mengajukan petisi terhadap pembongkaran propertinya untuk pembangunan enam tahun yang lalu, dan dirinya pun memutuskan untuk tinggal bersama ibunya dalam bangunan illegal itu di dekat rumahnya yang dulu.

“Sekitar 30 warga dari lingkungan di mana Shen tinggal bersama ibunya, bersama dengan orang-orang dari daerah lain, melakukan aksi protes di pusat pemerintahan kota Shanghai, meneriakkan slogan-slogan tentang kematian Shen dan bagaimana mereka telah ditipu atas kompensasi untuk pembongkaran rumah mereka demi pembangunan,” tulis Straits Times, Selasa (29/10/13).

Adapun sejumlah laporan mengatakan bahwa para pengunjuk rasa telah meneriakkan yel-yel sebelum polisi menggiring mereka ke tempat yang ditunjuk untuk mengajukan petisi keluhan dengan pemerintah, dan mencegah pengunjuk rasa mengambil foto pada ponsel mereka.

Penggusuran massal lebih dari 900 warga di wilayah distrik Pudong, di mana Shen tinggal, telah menyakitkan warga dengan mengatakan bahwa mereka dibayar jauh lebih kecil dari nilai pasar untuk rumah mereka.

Sensor internet telah menghapus nama Shen dari Sina Weibo, media sosial di Tiongkok, dan polisi menangkap satu orang yang memposting ulang berita kematian Shen, yang hingga kini belum diketahui nasibnya. [B1/U1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here