Ahok Ajukan Lagi Permohonan Uji Materi ke MK

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: JX/Kartika Sabturina)

JAKARTA, JIA XIANG – Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan dan membacakan permohonan uji materi pasal yang mengatur tentang kewajiban cuti dalam Undang-Undang (UU) No. 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Dia menjelaskan, permohonan uji materi yang diajukan dalam sidang di Mahkamah Konstitusi, Rabu (31/8/16), telah diperbaiki sesuai masukan dari hakim Mahkamah Konstitusi, dalam sidang pertama pekan lalu. “Ya kita perbaiki sesuai dengan dasar. Lalu kita juga cari, kan dulu ada orang yang mengajukan uji materi (seperti) ini kepala daerah mana saja,” papar dia.

Menurut Ahok, dia menemukan contoh uji materi dari Kepala Daerah Lampung. Ia dan timnya juga mempelajari isi gugatan yang menjadi contoh tersebut agar dapat diterima oleh Mahkamah Konstitusi.

“Kita dapatkan, yang kepala daerah Lampung dulu. Bagaimana caranya supaya mereka bisa dapat diterima (gugatannya),” ujar Ahok.

Ahok yang mencalonkan kembali sebagai Gubernur DKI dalam Pilkada Jakarta tahun 2017 mendatang, berpandangan kewajiban cuti telah merugikan hak konstitusionalnya dalam mengemban amanat warga Jakarta. Ahok pun siap menanggung risiko yang bakal dihadapinya bila dirinya tak cuti selama masa kampanye. Untuk itu, lanjutnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) semakin ditingkatkan perannya.

Selama sidang, Ahok tak menggunakan jasa pengacara. “Memang tinggal baca surat doang kok. Saya kan BTP, beracara tanpa pengacara,” ujar dia di Balai Kota Jakarta, Rabu (31/8/16).[JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here