Ahok dan Risma Diminta Jelaskan Penanganan Lokalisasi

Mendagri Tjahjo Kumolo (kiri) dan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: JX/Kartika Sabturina)

JAKARTA, JIA XIANG – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berencana mengundang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Kedua petinggi daerah itu diminta menjelaskan cara-cara penanganan lokalisasi di daerah masing-masing dihadapan walikota seluruh Indonesia.
“Kami akan undang Walikota seluruh Indonesia, kami akan mendengarkan bagaimana cara Walikota Surabaya dan Gubernur DKI menutup lokalisasi,” tutur Tjahjo setelah makan siang bersama Gubernur Basuki di Balaikota Jakarta, Senin (21/3/16).
Dia menambahkan, kelebihan dari kedua kepala daerah itu adalah daerah eks-lokalisasi yang ditutup itu tidak dipergunakan untuk perumahan atau area bisnis. “Lokalisasi itu ditutup, tidak untuk perumahan atau mal. Melainkan menjadi fasilitas umum, jalur hijau dan sebagainya,” tambah Menteri Tjahjo.
Ahok, sapaan karib Basuki, pada bulan Februari lalu dianggap berani menutup lokalisasi di Kalijodo. Sementara Risma, dianggap berhasil menutup lokalisasi gang dolly di Surabaya. Tjahjo berharap apa yang telah dilakukan Ahok, dapat juga diterapkan di daerah lain. [JX/Cka/E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here