Ahok: Dinas KUMKM Sudah Mendata Warga Kalijodo

Ahok, Gubernur DKI Jakarta. (Foto: JX/Kartika Sabturina)

JAKARTA, JIA XIANG – Warga eks Kalijodo yang sudah dipindahkan ke beberapa rumah susun (rusun) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dikabarkan belum mendapatkan unit usaha seperti yang sempat ditawarkan Pemerintah. Padahal sebelum warga itu pindah ke rusun Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) sudah mendata mereka.Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak menampik pernyataan warga yang tidak mendapatkan unit usaha. Tapi, dia menjelaskan ada kemungkinan warga yang tidak mendapatkan unit usaha sebelumnya tidak terdaftar sebagai pedagang.
“Itu usaha tergantung mereka mau apa. Dia mau dagang di mana? Tidak semua orang masuk (rusun) bisa dapat unit usaha. Mungkin sebelum kamu masuk (rusun) kamu bukan orang dagang,” kata Ahok, sapaan karib Basuki di Balai Kota Jakarta, Rabu (13/7/16).
Dia menegaskan, tidak mudah mendapatkan unit usaha jika sebelumnya memang bukan pedagang. Untuk mendapatkan unit usaha, Pemprov DKI melakukan seleksi, warga mana saja yang memang sebelumnya sudah memiliki usaha.
“Masa iya? Kamu sebelumnya kerja, maksa jadi pengusaha. Tidak bisa juga kan. Ini kan seleksi, siapa yang dulu dagang, baru bisa dapat (unit),” tegas Ahok.
Dijelaskan juga oleh Ahok, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM), sudah mendata warga yang berhak mendapatkan unit usaha. Menurut dia, ada tahapan yang dilakukan untuk memberikan bantuan kepada warga, karena banyak oknum yang memanfaatkan kesempatan.
“KUMKM sudah datang, waktu itu lihat siapa mereka (warga). Kita juga tidak bisa mudah percaya juga sama orang-orang ini, karena mereka banyak alasan juga. Sebagian (warga) dapat, eh dia malah nggak dagang,” tutur Ahok. [JX/Cka/E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here