Ahok : DKI Tak Keberatan Tiga Pulau Disegel

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: Ist./W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menegaskan bahwa pihaknya tidak masalah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyegel tiga pulau reklamasi yaitu Pulau C, D dan G.Penyegelan itu semata-mata karena persoalan teknik reklamasi yang tidak sesuai kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), ungkap Ahok, sapaan Gubernur DKI Jakarta, Kamis (12/5/16) di Jakarta.
Menurut Ahok, penyegelan itu bukan semata bukan berlandaskan izin prinsip dan izin pelaksanaan yang telah diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sejauh ini Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan izin untuk PT Kapuk Naga Indah (KNI) dan PT Muara Wisesa Samudera (MWS) selaku pemegang hak konsesi tiga pulau tersebut.
Penyegelan itu, ungkap Ahok, karena pelaksanaan pekerjaan di lapangan dianggap melanggar Amdal yang ada. Kedua perusahaan itu diberi tenggat waktu 120 hari untuk memperbaiki teknik reklamasi sesuai Amdal. Khusus PT KNI, anak perusahaan Agung Sedayu Group, diberi waktu 90 hari untuk membelah Pulau C dan Pulau D yang saat ini menyatu.
Jadi, tegas Ahok, ini bukan membicarakan izin, tetapi aturan (terkait lingkungan). “Persoalan penyegelan karena teknik reklamasinya salah,” tegas Ahok. [JX/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here