Ahok Ikhlas untuk Cuti saat Pilkada Bila MK Tolak Uji Materi

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: JX/Kartika Sabturina)

JAKARTA, JIA XIANG – Calon Gubernur Petahana DKI Basuki Tjahaja Purnama bersedia mengambil cuti pada masa kampanye dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI. Surat pernyataan cuti selain menjadi salah satu syarat untuk Petahana mengikuti Pilkada. Selanjutnya, surat cuti harus diserahkan ke Kementeria Dalam Negeri.

Ahok, sapaan karib Basuki, menjelaskan dalam formulir Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta ada kotak yang harus diberi tanda contreng (check list). Dalam formulir tersebut, diakui Ahok ada kalimat pernyataan terkait cuti walau dirinya masih menunggu putusan dari Judicial Review yang diajukan pada Mahkamah Konstitusi (MK).

“Jadi, di dalam form KPU DKI, sudah ada beberapa kotak yang harus kita contreng, di situ ada bentuk kalimat bersedia mengambil cuti. Tapi kan harus (tetap) contreng dong. Kalau nggak, mereka nolak,” kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/9/16).

Menurut Ahok, jika nanti keputusan MK menolak uji materi yang diajukannya. Dia akan mengikuti keputusan tersebut dengan melakukan cuti selama masa kampanye.

“Cuti, enak dong. Aku jadi pembicara saja. Selama ini kan banyak undangan jadi pembicara. Saya kan tidak sempat hadir karena sibuk kerja,” pungkas Ahok. [JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here