Ahok Kunjungi SMN 30

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (foto: JX/Kartika Sabturina)

JAKARTA, JIA XIANG – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, Senin pagi memantau persiapan hari pertama Ujian Nasional (UN) di SMA 30 Jakarta. Pagi itu pula gubernur DKI absen menemani anak sulungnya Nicholas Sean Purnama yang juga sedang menjalani UN di SMA Pelita Harapan, Tangerang, Banten.
Dalam sambutan di apel pagi sebelum UN dimulai, Ahok, sapaan karib Basuki mengungkapkan alasan tidak menami anaknya. Seperti biasa Ahok selalu berdoa bersama di keluarganya termasuk bersama Nicholas. Namun karena harus menjalankan kewajibannya di pagi hari, Ahok terpaksa meninggalkan kegiatan pagi di keluarganya itu.
“Anak Bapak, juga ikut ujian hari ini di Tangerang Banten. Sudah berminggu-minggu, dia juga rajin belajar seharian. Pagi ini, Bapak tidak bisa doa bareng dia,” kata Ahok di hadapan siswa-siswi SMA N 30, Rawasari, Jakarta Pusat, Senin (4/4/16).
Sebagai Gubernur, Ahok harus memantau persiapan UN. Hal itu yang membuat dia hanya bisa mengirim pesan singkat untuk memberikan semangat pada Nicholas. “Tadi hanya sempat Whatsapp, bilang, Bapak jalan dulu nih, cuma doa sama adik kamu, karena Bapak sudah harus sampai jam enam tigapuluh,” papar Ahok.
Doa itu, dianggap menjadi satu hal yang penting untuk memulai suatu kegiatan. Oleh karena itu, dia juga meminta pelajar SMA 30 Jakarta untuk berdoa sebelum memulai ujian. “Setelah lulus nanti, satu-satunya yang bisa membuat kita tetap bertahan adalah hubungan dengan Tuhan,” ungkap dia.
Diketahui sebelumnya, Ahok sampai di SMA 30 Jakarta pada pukul 06.30 WIB. Sesampainya di lokasi, dia disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto, Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Sujadiyono, dan beberapa PNS Disdik lainnya. [JX/Cka/E4]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here