Ahok Minta Maaf

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: Ist./W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan permintaan maaf kepada umat Islam yang merasa tersinggung dengan ucapannya beberapa pekan lalu. Ia menegaskan tidak ada maksud untuk melecehkan agama Islam maupun kitab suci umat Islam, Al-Quran.

“Saya sampaikan kepada semua umat Islam ataupun orang yang merasa tersinggung, saya sampaikan mohon maaf, tidak ada maksud saya melecehkan agama Islam ataupun Al-Quran,” ujar Ahok, sapaan karib Basuki di Balai Kota Jakarta, Senin (10/10/16).

Menurut Ahok, dalam video yang viral itu dapat terlihat jelas suasana diskusi di Kepulauan Seribu pada akhir September lalu. “Kalian bisa lihat suasana video seperti apa. Kok nggak ada TV, yang menganggap itu sebuah pelecehan,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa dirinya bukanlah seorang yang antiIslam. Dia menjelaskan, sejak kecil dia sudah dekat dengan ajaran Islam. “Saya juga bukan antiIslam. Saya dari kecil kamu juga bisa lihat,” ujar Ahok.

Selain itu, Ahok juga menjelaskan dirinya selalu mendukung program perizinan untuk kepentingan umat Islam. “Sekolah-sekolah Islam, kita bantu izin sudah berapa banyak selesaikan izin? Termasuk KJP (Kartu Jakarta Pintar) untuk madrasah, termasuk kita bangun masjid,” jelas Ahok.

“Kamu bisa lihat, tindak tanduk saya, ada tidak mau musuhin Islam? Ada tidak, (saya) ingin melecehkan Al-Quran? Makanya saya mau minta maaf untuk kegaduhan ini,” pungkas Ahok.

baca juga: ahok tak keberatan dilaporkan ke bareskrim mabes polri

Diketahui sebelumnya, Ahok dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri oleh Habib Novel Chaidir Hasan dengan dugaan telah melecehkan ayat dalam Kitab Suci Umat Islam.

Dalam pelaporan tersebut, Ahok menyebutkan salah satu ayat dalam Al-Quran dalam bentuk video dinasnya di Kepulauan Seribu pada Selasa (27/9/16) yang diunggah di situs video Youtube. Atas video di youtube tersebut, Ahok terancam melanggar pasal 156 a KUHP Jo, Pasal 28 ayat (2) UU No.11 Tahun 2008, tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.[JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here