Ahok Pilih Kerja dari pada Cuti Kampanye

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: Dok JX)

JAKARTA, JIA XIANG – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan bila dirinya diberikan pilihan untuk melakukan cuti untuk kampanye atau tidak, ia tetap memilih untuk bekerja. Menurut dia, itu merupakan pilihan sehingga diperlukan olehnya untuk mendapatkan keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait judicial review yang sudah diajukannya.

Ia menerima anggapan yang mengatakan ada kemungkinan calon Gubernur Petahana akan menyalahgunakan cuti untuk kampanye. Tapi dijelaskan juga olehnya, cuti merupakan hak dia sebagai pimpinan daerah.

“Cuti kan hak saya, kalau Anda mengatakan kalau cuti bisa menyalahgunakan pada saat kampanye, iya oke. Aku nggak usah kampanye dong. Kan hidup pilihan,” ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (5/8/16).

Dijelaskan kembali olehnya, hal di atas merupakan opini pribadinya terkait pencalonannya sebagai Gubernur Petahana mendatang. “Nah pikiran ini, salah atau benar kan saya tidak tahu. Makanya saya di situ (ajukan judicial review) ke Mahkamah Konstitusi,” lanjut  Ahok.

Saat ditanya apakah bila dirinya tidak melakukan kampanye akan merugikan dirinya, Ahok hanya menegaskan itu adalah pilihannya. Dia menjelaskan, jika dirinya tidak memenangkan Pemilihan Gubernur pada Februari mendatang, dia tetap memimpin Jakarta hingga Oktober 2017.

“Gini logikanya. Kalau Ahok nggak jadi Gubernur lagi, berarti saya kan hanya sampai Oktober 2017. Kalau Oktober 2017 saya mesti keluar dari sini, lebih baik saya jaga betul dong anggaran 2017,” paparnya.

Menurut dia, lebih baik menjaga anggaran daerah dari pada harus meluangkan waktu untuk kampanye. “Saya lebih baik jaga sampai akhir tahun serapan 2016 dan 2017 sebelum saya keluar Oktober,” jelasnya.

Ia ingin hasil kerjanya sebagai Gubernur DKI sejak 2014 meninggalkan kenangan baik. “Saya telah menghasilkan bukti peninggalan dari Gubernur Ahok,” tandasnya.

Harapannya jika tidak bisa memimpin Ibukota hanya ingin dikenang sebagai Gubernur yang telah bekerja untuk rakyat. “Jadi, orang inget nih, oh yang ngeresmiin ini si Ahok, yang ngerjain ini si Ahok,” harapnya.

“Ya sudah, tidak jadi Gubernur lagi tidak apa-apa. Itu kan soal pilihan,” ucapnya. [JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here