Ahok Tak Keberatan Dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: JX/Kartika Sabturina)

JAKARTA, JIA XIANG – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri dengan dugaan Tindak Pidana Penghinaan Agama di Indonesia melalui media elektronik. Berdasarkan tanda bukti lapor TBL/705/X/2016, Ahok dilaporkan oleh Habib Novel Chaidir Hasan dengan dugaan telah melecehkan ayat dalam kitab suci umat Islam.

Saat dikonfirmasi, ¬†Ahok sapaan akrab gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, dia ¬†tidak mempermasalahkan laporan Habib Novel. Dia justru ingin semua pihak dapat menonton video dengan lengkap agara dapat menerima maksud kalimatnya. “Saya tidak mengatakan (saya) menghina Al-Quran,” kata Ahok, di Balai Kota Jakarta, Jumat (7/10/16).

Dia menjelaskan lebih detail terkait video yang dilaporkan oleh Habib Novel. Versi lengkap video yang dilaporkan itu berada di saluran YouTube Pemerintah Provinsi DKI.

Dalam video berdurasi lebih dari satu jam itu, Ahok sedang berdiskusi dengan warga Kepulauan Seribu pada Selasa (27/7/16). Adapun tujuan Ahok berdiskusi untuk menjelaskan kelancaran program pemberdayaan budidaya ikan kerapu saat ini dan nantinya bila dia tidak menjabat lagi sebagai gubernur.

“Saya katakan kepada masyarakat di Pulau Seribu. Kalian, kalau dibodohi oleh orang-orang rasis, pengecut, menggunakan ayat suci itu untuk tidak memilih saya, ya silakan tidak usah memilih,” ujar dia menirukan yang sempat diucapkannya di depan warga Kepulauan Seribu akhir September 2016.

Dalam video tersebut, Ahok meminta warga Kepulauan Seribu tidak terpaksa memilih dirinya menjadi gubernur. Kembali menjabat sebagai gubernur atau harus purnajabatan pada Oktober 2017, tidak akan berpengaruh pada program pemberdayaan kerapu di Kepulauan Seribu.

Terkait pelaporan Habib Novel di Bareskrim Mabes Polri dengan Laporan Polisi nomor LP/1010/X/2016 Bareskrim, Ahok terancam melanggar pasal 156 a KUHP Jo, Pasal 28 ayat (2) UU No.11 Tahun 2008, tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. [JX/Cik/E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here