AISI Proyeksikan Ekspor Industri Sepeda Motor Indonesia Naik 1000 Persen

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto membuka IMOS 2016 di Jakarta Convention Center, Rabu (2/11/16). (Foto: Ist./W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mendorong industri sepeda motor Indonesia terus meningkatkan performanya, baik secara nasional maupun di dunia global.

“Industri motor merupakan industri yang sudah mencapai konten lokal 90%. Sektor ini juga meningkatkan mobilitas masyarakat indonesia di tengah transportasi publik yang belum maksimal, motor menjadi alternatif,”tuturnya dalam sambutan pembukaan Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016 di Jakarta Convention Center, Rabu (2/11/16).

Populasi motor yang beredar di Indonesia, paparnya, sudah mencapai 90 juta atau 1:3 dibandingkan jumlah penduduk di Indonesia. Pemerintah juga berharap industri ini membuka pasar ekspornya.

“Pengembangan industri kendaraan bermotor juga sangat penting memiliki multiplier effect yang cukup luas di samping menciptakan aktivitas perakitan dan manufaktur komponen juga menimbulkan kegiatan ekonomi pada sektor distribusi hingga pada pelayanan purna jualnya,” jelasnya.

Di acara pembukaan, Airlangga Hartarto  didampingi oleh Ketua Umum Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata, Wakil Ketua AISI Johannes Loman, Ketua Penyelenggara IMOS 2016  Sigit Kumala, Direktur Sales and Marketing Pertamina Lubricants  Andria Nusa, dan Presiden Direktur API Events Andy Wismarsyah.

Sementara itu Ketua Umum AISI Gunadi Sindhuwinata mengemukakan, industri sepeda motor Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan, meskipun tahun ini belum menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

“Namun AISI masih optimistis akan pulihnya pasar sepeda motor, seiring dengan membaiknya perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Pada sisi lain, lanjutnya, lonjakan ekspor yang menggembirakan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi para pelaku industri. Tahun ini, performa ekspor industri sepeda motor Indonesia meningkat sebanyak 800 % yaitu mencapai 300.000 unit.

“Kami masih memproyeksikan kenaikan 1000 % hingga 2020,” tuturnya.

Performa lainnya yang membanggakan bagi AISI, jelasnya, kontribusi industri sepeda motor dan manufaktur yang mencapai 29% terhadap Produk Domestik Bruto nasional. “Hal ini merupakan hasil yang dicapai secara bahu-membahu oleh para pelaku industri,” ungkap Gunadi.

Pameran yang memasuki tahun ke-8 penyelenggaraannya ini menempati ruang seluas 8.925 meter persegi mencakup area indoor dan area outdoor sehingga dapat memenuhi kebutuhan para anggota AISI. Pemeran yang berlangsung dari tanggal 2 hingga 6 November 2016, diikuti 39 merek dari beberapa kategori produk, antara lain sepeda motor anggota AISI yaitu Honda, Kawasaki, Suzuki, TVS, Yamaha, serta BMW, KTM dan Nozomi.

Berbagai merek spare parts juga ambil bagian antara lain Astra Otoparts, TDR, Bosch, Ferrox, merek-merek Lubricants seperti Evalube, Idemitsu, Pertamina Lubricants serta berbagai merek apparel dan riding equipment. [JX/Win]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here