Ajukan Uji Materi ke MK, Ahok Tak Gunakan Jasa Pengacara

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: JX/Kartika Sabturina)

JAKARTA, JIA XIANG – Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak menggunakan jasa pengacara saat menghadiri sidang uji materi (Judicial Review) Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, Senin (22/8/16), di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat.

“Kan nanti ada tenaga ahli juga, jadi lebih hemat,” ujar Ahok, di Gedung MK.

Ia juga menegaskan sebelumnya sudah ada tim yang menyiapkan dokumen gugatan yang diajukan. Diketahui, Ahok akan menguji Pasal 70 ayat (3) dan (4). Ayat (3) pasal ini mengatur kewajiban cuti dan larangan menggunakan fasilitas negara saat kampanye. Sementara ayat (4) menyebut bahwa Mendagri atas nama Presiden berwenang memberikan izin cuti untuk gubernur, sedangkan untuk bupati/wali kota diberikan gubernur atas nama menteri.

“Tapi kita ada tim yang menyiapkan, ini kan baru persiapan awal. Kan ada dua sampai tiga kali lagi,” kata Ahok menjelaskan proses gugatannya.

Adapun nantinya jika proses gugatannya sudah berjalan, Ahok akan menerima penafsiran dari Ahli Tata Negara. “Nanti di situlah kita akan panggil ahli tata negara  untuk menafsirkan apa yang saya maksud itu benar atau tidak,” pungkas Ahok.

Diketahui sebelumnya, alasan Ahok mengajukan gugatan ke MK karena sebagai calon petahana, dia diwajibkan mengambil cuti kampanye. Waktu cuti itu berbarengan dengan masa penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah DKI Jakarta 2017.

Berdasarkan UU tersebut, masa cuti untuk Pilkada 2017 dimulai pada 26 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017 atau sekitar empat bulan.[JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here