Akibat Banjir, Sampah di Jakarta Capai 91.529 Ton

Jakarta, Jia Xiang – Total sampah yang diangkut akibat bencana banjir di Jakarta mencapai 91.529 ton.

Berdasarkan data Dinas Kebersihan DKI Jakarta, jumlah sampah tersebut merupakan total jumlah sampah di ibukota yang terangkut kurun waktu 15 hari atau sejak 18 Januari hingga 1 Februari 2014.

Kepala Dinas Kebersihan DKI, Unu Nurdin menyatakan total sampah yang mencapai puluhan ribu ton itu diangkut sebanyak 10.899 rit  (perjalanan bolak-balik). Jumlah tersebut terdiri dari sampah dari sungai-sungai yang mencapai 5.698 ton dengan 459 rit dan sampah rutin selam banjir sebanyak 85.650 ton dengan 10.440 rit.

Sampah banjir, paling banyak menumpuk di Jembatan Kalibata, Jembatan Kampung Melayu, Pintu Air Manggarai, Pintu Air Pluit dan Pintu Air Perintis Kemerdekaan, Pintu Air Karet, Jembatan Season city dan Teluk Gong.

“Kami sediakan eskavator di badan-badan sungai tersebut. Sampah-sampah dikumpulkan dengan menggunakan eskavator, kemudian dimasukkan ke truk sampah dan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir,” ujar Unu yang dikutip Antara, Senin (3/1/14).

Menurut dia, sampah-sampah akibat bencana banjir itu tergolong dalam kategori sampah berat, di antaranya kasur, bambu, kayu, lemari, kulkas, furnitur dan beragam perabot rumah tangga. Selain jumlahnya yang banyak, sampah-sampah tersebut juga telah bercampur dengan air, sehingga semakin berat dan menambah volume.

Dengan menggunakan truk sampah, selanjutnya puluhan ribu ton sampah itu langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi.[U1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here