Alat Berat Pemprov DKI Mulai Masuk Bantar Gebang

Ahok, Gubernur DKI Jakarta, (Foto: JX/Kartika Sabturina)

JAKARTA, JIA XIANG – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan alat berat milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mulai masuk ke dalam Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang untuk mulai swakelola tempat tersebut. Sebab saat ini Pemprov DKI sudah tidak bekerjasama lagi dengan pihak swasta di sana.“Kemarin, sudah masuk alat berat semua kok. Kita sudah kirim semua alat berat baru. Sudah ketemu operator di sana dan semuanya sudah mulai kerjasama kita,” kata Ahok, sapaan karib Basuki, di Balai Kota Jakarta, Kamis (21/7/16).
Ditegaskan kembali oleh Ahok, hanya alat berat saja yang ditarik oleh pengelola lama TPST Bantar Gebang, PT. Godang Tua Jaya dan PT. NOEI. “Kita kan menghormati, alat beratnya tarik keluar, kemudian baru masuk (alat baru milik DKI),” lanjut dia.
Menurut Ahok, bentuk swakelola yang akan dilakukan oleh Pemprov DKI akan berlangsung seperti biasa. “Tidak ada beda dengan sungai-sungai. Dulu juga pakai swasta, angkut sampah dari sungai kan semua swasta, yang kerjakan di taman, di kelurahan, dulu juga swasta,” ujar Ahok.
Dikatakan oleh Ahok, swakelola dilakukan karena anggarannya lebih murah. Diperkirakan olehnya, anggaran yang akan dikeluarkan untuk TPST Bantar Gebang akan lebih dari 60-70 persen perbedaannya. “Anggaran bisa lebih murah, bisa lebih dari 60-70 persen, saya kira,” ungkapnya. [JX/Cka/E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here