All England, Kevin/Marcus Siapkan Strategi Khusus Hadapi Cina

Kevin/Marcus (Foto: JX/BBC)

BIRMINGHAM, JIA XIANG – Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sudah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi pasangan Cina, Chai Biao/Hong Wei, di babak perempat final ganda putra All England 2017 di Birmingham, Inggris.

“Kita akan lihat video rekaman mereka, bagaimana mereka bermain,” ujar Marcus.  Laga babak delapan besar ganda putra ini akan digelar mulai pukul 16.00 waktu setempat atau 23.00 WIB. Kevin/Marcus diunggulkan di tempat kelima sementara lawan mereka di perempuan final, Chai Biao/Hong Wei, adalah unggulan keempat.

Kevin/Marcus sudah tiga kali bertemu dengan Chai Biao/Hong Wei dengan skor 2-1 untuk Kevin/Marcus.

Ganda putera Indonesia ini maju babak delapan besar setelah di putaran kedua menang mudah dua set langsung 21-13 21-14 atas pasangan Inggris, Peter Briggs/Tom Wolfenden, dalam waktu kurang dari 29 menit.

Pasangan muda Indonesia terlihat jauh lebih ungguh dibandingkan Briggs/Wolfenden yang kewalahan meladeni permainan cepat Kevin Marcus.

“Kami sudah siap dari awal, fokus … kami tak mau anggap remeh lawan, walaupun bukan pemain unggulan,” kata Kevin. “Soal peluang, seimbang. Kami pernah menang, tapi juga pernah kalah. Yang penting kami melakukan yang terbaik.”

Harapan juara tim Indonesia sekarang ditumpukan ke Kevin/Marcus dan pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Para pemain lain berguguran baik di putaran pertama maupun kedua.

Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, mengatakan bahwa di atas kertas kans Kevin/Marcus cukup besar.  “Mereka sangat potensial. Tipe mereka menyerang, harapannya ya.. semoga bisa lolos ke semifinal dan final,” kata Herry.

Marcus pun hanya tersenyum ketika ditanya soal ambisi di All England 2017. “Wah saya tak berani omong banyak … prinsip kami adalah melakukan yang terbaik,” katanya.

Ganda Campuran

Sementara pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, mengaku optimistis bakal melawati hadangan duo Inggris, Chris/Gabrielle Adcock di babak perempat final All England.

“Saya selalu optimistis melawan siapa pun. Catatan kita melawan mereka (duo Adcock) bagus, kami unggul atas mereka, tapi tetap harus dihitung 0-0,” kata Butet, panggilan akrab Liliyana kepada BBC Indonesia.  “Lawan pasti lebih baik dan juga ada faktor tuan rumah, jadi mereka akan bermain lebih bersemangat. Ini yang harus diwaspadai,” imbuhnya.

Di turnamen yang digelar di Birmingham, Inggris, ini Owi/Butet melangkah ke delapan besar setalah pada Kamis (9/3/17) petang waktu setempat menyingkirkan pasangan Jerman, Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich, 21-12  dan  21-13.

Owi yang meraih medali emas Olimpiade Rio mengatakan bahwa kemenangan ini tak lepas dari tekanan yang mereka lakukan sejak awal.  “Kami tak lengah, tak ingin kehilangan poin, dan terus menekan,” ungkapnya. [JX/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here