Antisipasi Kerusuhan Pemilu, Polisi Gelar Simulasi

Jakarta, Jia Xiang – Terjadi kerusuhan antara pihak kepolisian dan sejumlah demonstran di depan gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (7/2/14). Rupanya Kerusuhan ini terjadi bukan sebenarnya, kerusuhan ini hanya simulasi pengamanan Pemilu 2014 yang digelar Polda Metro Jaya bersama Bawaslu.

Simulasi pengamanan Pemilu 2014 dilakukan di sekitar Bundaran Hotel Indonesia hingga depan gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakart Pusat, ruas jalan yang dijadikan tempat simulasi ini pun ditutup sementara.

Ketua Bawaslu, Muhammad mengapresiasi langkah yang dilakukan aparat kepolisian untuk melakukan simulasi pengamanan pemilu di depan gedung Bawasalu. Menurut dia, langkah tersebut baik dalam rangka menciptakan kondisi aman dan nyaman dalam pelaksanaan pemilu legislatif 9 April 2014.

“Kita apresiasi upaya kepolisian dalam mengantisipasi demonstrasi, saya berharap kejadian yang diperagakan dalam simulasi di depan Gedung Bawaslu itu tidak terjadi sebernarnya nanti,”ungkap ketua Bawaslu usai menyaksikan simulasi pengamanan pemilu.

Pantauan Jia Xiang Hometown, Jumat (7/2/14) Simulasi ini dilakukan dengan tahap-tahap pengamanan terhadap demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah massa yang dilakukan oleh personil polisi juga.

Berbagai simulasi tahap pengamanan dilakukan mulai dari massa yang ingin menerobos gedung bawaslu, pelemparan benda-benda ke pihak kepolisian hingga penangkapan para demonstran serta seimulasi pengamanan dan peledakan yang diduga bom di depan gedung bawaslu.

Simulasi pengamanan pemilu 2014 ini selesai sekitar pukul 09.30. WIB dan ruas jalan yang ditutup mulai dari kawasan Bundaran HI hingga depan gedung Bawaslu di buka kembali untuk kendaraan umum. [Sop/U1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here