Apjatel Bahas Pembangunan Broadband Indonesia

Foto bersama usai pembukaan Rakernas Apjatel 2016. Mereka adalah (dari kiri ke kanan)Ketua Penyelenggara Rakernas Apjatel 2016 Thomas Dragono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Anton Gustni, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar M. Ismounandar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DKI Jakarta Ii Kurnia, Direktur Telekomunikasi Direktorat Jenderal PPI, Kementerian Komunikasi & Informatika Benyamin Sura, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung Asep Cucu Cahyadi, dan Ketua Umum Apjatel Lukman Adjam. (Foto: Ist/W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Para penyelenggara jaringan telekomunikasi di tahun 2016-2017 dihadapkan pada tantangan dan peluang untuk pengembangan jaringan telekomunikasi berbasis teknologi fiber optic ke seluruh pelosok Indonesia.

Isyarat ini dikemukakan Ketua Pantia Rakernas Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Thomas Dragono di Jakarta, Rabu (27/4/16).

Selain pemetaan penyebaran jaringan broadband ke seluruh pelosok Indonesia, lanjutnya, pembangunan jaringan broadband berbasis teknologi fiber optik juga menjadi tantangan dan harapan yang cukup besar bagi para anggota Apjatel.

“Oleh karena itu Apjatel terus berupaya melaksanakan sosialisasi dan kerja sama dengan pemerintah kota serta seluruh stakeholders yang terlibat dalam pembangunan penyediaan jaringan broadband di seluruh wilayah kota,” tuturnya.

Dikemukakan, Apjatel mendukung program smart city dalam agenda kerja di tahun 2016-2017, seperti pilot project percontohan infrastruktur jaringan broadband yang terus dikembangan pelaksanaannya, workshop di kota-kota yang akan menerapkan program Smart City, serta perencanaan dalam mendirikan Koperasi APJATEL sebagai wadah badan usaha bersama dalam pengembangan dan pemerataan jaringan broadband di Indonesia.

Tentang workshop diperoleh penjelasan bahwa telah terjalin kerja sama antara Apjatel dan beberapa SMK. Disepakati dalam kerja sama ini bahwa Apjatel akan melatih kompetensi bagi 300 guru SMK dari 20 provinsi selama 3 tahun tentang jaringan IP Layer 1 sampai dengan Layer 3 berbasis jaringan kabel optik.

Sementara itu Chief Executive Officer PT. Cyberindo Aditama (CBN Internet) Dani Sumarsono menyatakan dukungannya atas penyelenggaraan Rakernas Apjatel dengan tema “Peran APJATEL Dalam Menunjang Implementasi Smart City dan Pembangunan Broadband Indonesia”. Hal tersebut merupakan salah satu upaya CBN Internet untuk mengukuhkan dukungan terhadap perkembangan jaringan telekomunikasi Indonesia.

“Perubahan teknologi dan tuntutan kebutuhan masyarakat akan jasa layanan telekomunikasi saat ini telah berubah menjadi layanan yang konvergen, ditambah dengan target pemerintah dalam Rencana Pita Lebar Indonesia (Broadband Indonesia) pada tahun 2019 mendatang. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi layanan antara penyelenggara jaringan telekomunikasi dalam menyediakan sarana infrastruktur jaringan yang memiliki kapasitas pita lebar (broadband networks),” ujarnya.

Sebagai salah satu pelopor penyelenggara internet di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1996, paparnya, CBN Internet terus menerus melakukan inovasi layanan untuk memenuhi perkembangan dunia digital dan kebutuhan masyarakat luas agar tercipta komunikasi yang maksimal. “Dukungan kepada Rakernas Apjatel ini merupakan salah satu komitmen CBN Internet untuk mewujudkan akses internet Indonesia yang semakin mumpuni,” tuturnya.

Apjatel selaku wadah bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki Izin Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi untuk menjalankan mandat berdasarkan Undang-Undang No. 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi berkewajiban untuk membantu dan memperjuangkan kepentingan para anggotanya dalam melaksanakan visi dan misi mewujudkan ketersediaan infrastruktur telekomunikasi pita lebar (broadband) di seluruh pelosok wilayah Indonesia.

Pilihan tema dalam Rakernas Apjatel 2016 untuk menjawab kebutuhan akan penerapan Smart City di Indonesia. Tantangan yang timbul adalah penyediaan jaringan distribusi broadband yang merata menjangkau ke seluruh pelosok kota, kabupaten, kecamatan dan desa di mana masyarakat berada.

Rakernas Apjatel 2016 dibuka Direktur Telekomunikasi Direktorat Jenderal PPI Kementerian Komunikasi & Informatika RI Benyamin Sura, dan Kepala Dinas Kominfo Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Ii Kurnia. Sebanyak 100 peserta yang terdiri dari anggota dan non-anggota Apjatel menghadiri Rakernas. [JX/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here