Arkeolog Cina Temukan Makam Kuno di Era Dinasti Qi

BEIJING, JIA XIANG – Sebuah makam kuno yang berisi tulang belulang dari seorang jenderal dan istrinya, belum lama ini ditemukan oleh para arkeolog Cina.

Makam itu ditemukan dilokasi yang sekarang dikenal sebagai  Kota Taiyuan. Tepatnya di kaki Pegunungan Xishan, tepi barat Sungai Fenhe.

Di dalam makam jenderal dan istrinya yang dikuburkan pada 18 Maret tahun 564  itu ditemukan juga sejumlah 105 benda termasuk  patung berbagai figur.

Hasil temuan itu dimuat di dalam jurnal Chinese Cultural Relics. Benda-benda yang ditemukan itu dibuat dalam bentuk boneka seperti, pahlawan, hewan misalnya unta dan genderang. Umumnya warna patung-patung itu masih terlihat jelas.

Di makam itu juga ditemukan tulisan pada batu yang menceritakan tentang kehidupan pasangan yang dimakamkan itu yaitu Jenderal Zhao Xin dan istrinya, Permaisuri Nee Liu. Zhao wafat di usia 67 tahun.

Lebih rinci tulisan di batu itu menceritakan bahwa “pada hari ke-20 bulan ke dua tahun ke-3 periode Heqing (masa yang dianggap oleh para peneliti sama dengan tanggal 18 Maret tahun 564). Mereka dimakamkan bersama, namun para arkeolog belum menemukan bukti mengapa mereka dimakamkan bersama.

Semasa hidupnya, Zhao Xin, menurut cerita di makam itu, dia menguasai wilayah utara Cina. Saat itu dia menjadi pemimpin di era Dinasti Qi Utara (tahun 550 hingga 577).

Bahkan dia sempat menjadi jenderal atau pemimpin di beberapa daerah yang berbeda.

Di pos terakhirnya, Zhao menjadi jenderal di Kota Huangniu. Di sana dia juga memimpin pasukan dan sempat menang dalam peperangan.

Sementara Permaisuri Nee Liu, dikenal orang yang berwibawa, murah hati dan sangat sederhana. Tidak heran bila perilakunya sangat dihargai dan dihormati. [JX/CBSNEWS/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here