AS-Cina Coba Atasi Ketegangan dengan Korea Utara

Rudal Korut (Foto: JX/AFP/BBC)

WASHINGTON, JIA XIANG – Amerika Serikat (AS) dan Cina sedang bekerja untuk “serangkaian pilihan” atas Korea Utara, demikian dijelaskan penasehat keamanan nasional Presiden Donald Trump, Letnan Jenderal, H R McMaster.

Komentar ini muncul setelah gagalnya peluncuran uji coba rudal Korea Utara,  dan parade militer besar-besaran di Pyongyang.

Kepada stasiun berita ABC News, Letjen McMaster menambahkan bahwa ada konsensus dengan Cina bahwa situasi yang disebut sebagai  “perilaku mengancam dari Korea Utara” tidak bisa berlanjut.

Presiden Trump sudah lebih dulu mengatakan bahwa Cina  “sedang bekerja dengan kami” dalam masalah tersebut.   Pemerintah Beijing, yang merupakan sekutu terdekat Pyongyang, didesak Washington agar memberi tekanan lebih besar kepada sekutunya.

Komentar yang disampaikan McMaster, Minggu (16/4/17), tampaknya sebagai pengukuhan pertama bahwa kedua negara bekerja sama untuk menangani masalah Korea Utara. Menurut McMaster -yang sedang berada di ibukota Afghanistan, Kabul- uji coba rudal terbaru Korea Utara  “sesuai dengan pola perilaku provokasi, destabilisasi dan mengancam”.

“Presiden sudah membuat jelas bahwa dia tidak bisa menerima Amerika Serikat serta sekutu dan mitranya di wilayah berada di bawah tekanan dari rezim yang bersikap bermusuhan dengan senjata nuklir,” tegasnya. “Saya kira ada konsensus internasional saat ini, termasuk Cina dan kepemimpinan Cina, bahwa situasi seperti ini tidak bisa berlanjut.”

Presiden Donald Trump dan Presiden Cina, Xi Jinping, antara lain membahas tentang Korea Utara dalam pertemuan di Amerika Serikat pekan lalu. Sebelumnya, masih pada Minggu (16/4/17), pejabat militer Korea Selatan mengatakan sebuah rudal Korea Utara meledak tak lama setelah diluncurkan.

Penyelidikan atas uji coba rudal tersebut masih berlangsung namun seorang pejabat AS yang tidak disebut namanya mengatakan kecil kemungkinannya berupa rudal antarbenua ICBM. Tujuan Korut lewat berbagai uji cobanya selama ini diperkirakan untuk menempatkan hulu ledak nuklir di ICBM yang bisa menjangkau berbagai sasaran di dunia. [JX/BBC/Chinadaily/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here