AS-Tiongkok Upayakan Percepat Pelaksanaan Perjanjian Paris

Barack Obama dan Xi Jinping (kanan). (Foto: JX/Ist)

WASHINGTON, JIA XIANG – Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, Kamis (31/3/16) berharap kesepakatan mereka tentang hasil-hasil pertemuan soal iklim di Paris dapat membantu memberlakuan Perjanjian Paris, “sesegera mungkin.”AS dan Tiongkok telah mengumumkan akan menandatangani perjanjian iklim Paris bulan April, langkah ini diharapkan akan mendorong negara-negara lain secara resmi ikut dalam perjanjian penting itu. Dalam pernyataan bersama, kedua negara, Kamis (31/3/16), waktu setempat, berharap tindakan mereka akan membantu memberlakuan Perjanjian Paris “sesegera mungkin.”
Perjanjian itu dirancang oleh hampir 200 negara bulan Desember 2015, namun belum berlaku sampai ditandatangani oleh sekurangnya 55 negara yang mewakili 55 persen emisi global.
AS dan Tiongkok, penghasil gas rumah kaca terbesar di dunia bersama negara-negara lain akan menandatangani perjanjian itu tanggal 22 April, bertepatan dengan Hari Bumi, yaitu hari paling awal negara-negara bisa menandatangani perjanjian itu.
Sementara Sekjen PBB Ban Ki-moon awal bulan ini berharap lebih dari 120 negara akan ikut dalam upacara penandatanganan di markas PBB. Perjanjian itu bertujuan untuk membatasi pemanasan bumi “di bawah dua derajat Celcius, di atas tingkat era pra industri”. Perjanjian itu menambahkan bahwa negara-negara harus berusaha untuk mempertahankan pemanasan suhu bumi di bawah 1,5 derajat Celsius. [JX/VOA/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here