Atasi Osteoarthritis Lutut dengan Akupunktur dan Pijat Tui Na

JIA XIANG – Akupunktur dapat mengurangi rasa sakit, kekakuan, dan meningkatkan fungsi lutut untuk pasien dengan osteoarthritis lutut. Tidak heran bila para peneliti dari Pengobatan Tradisional Tiongkok, Universitas Chengdu pun menyelidiki kemanjuran akupunktur dan pijat tui na untuk pengobatan osteoarthritis lutut.Dua jenis pengobatan ini pun dibandingkan. Kelompok 1 hanya menerima akupuntur dan kelompok 2 menerima kombinasi akupunktur dan pijat tui na. Kedua kelompok menghasilkan hasil positif yang signifikan. Kelompok yang menerima akupunktur dikombinasikan dan perawatan tui na mengungguli kelompok akupunktur dengan perawatan mandiri.
Lutut osteoarthritis ini melibatkan kerusakan fisik jaringan pelindung dan dapat menyebabkan deformitas sendi. Gejalanya, termasuk rasa sakit dan berbagai gangguan gerak. Perawatan biomedis untuk penyakit ini termasuk mengkonsumsi obat-obatan dan operasi.
Para peneliti Universitas Chengdu itu memilih acak 96 pasien dengan osteoarthritis lutut dan membaginya menjadi dua kelompok masing-masing 48 pasien. Di kelompok yang hanya menerima pengobatan akupunktur saja, ada 11 pasien pemulihannya mencapai 80 persen. Sementara kelompok yang menjalani pengobatan akupunktur dan pijat tui na, ada 21 pasien yang proses pemulihan 80%. Tingkat pemulihannya mencapai 80 persen.
Peringkat 80 persen penyembuhan itu didasarkan pada WOMAC (Western Ontario dan Universitas McMaster Osteoarthritis Index) skor yang ditetapkan untuk mengetahui kadar nyeri, kekakuan, dan perbaikan fungsional.
Pasien tambahan dalam setiap kelompok itu jugua memperlihatkan perbaikan klinis yang signifikan, juga berdasarkan skor WOMAC. Berdasarkan hasil dari temuan itu, para peneliti menyimpulkan bahwa akupunktur dikombinasikan dengan tui na sangat efektif untuk penyembuhan nyeri lutut dan kekakuan. Selain itu, terapi kombinasi itu, akupunktur dan tui na, efektif dalam pemulihan fungsi lutut.
Kelompok pengobatan dengan akupunktur dan akupunktur dikombinasikan dengan tui na menjalani pengobatan akupunktur sebanyak lima kali per minggu, selama empat minggu terus-menerus. Secara keseluruhan mereka menerima dua puluh perawatan akupunktur. Ada beberapa titik akupuntur yang menjadi perhatian dalam pengobatan ini.
Yang pasti pasien harus dalam posisi terlentang, sebelum ahli akupuntur menusukan jarum berukuran 0,30 x 30 mm jarum yang steril ke titik-titik yang dituju. Teknik akupunktur ringan dilakukan. Selain itu, penghangatan titik akupuntur dengan lampu pengobatan pun juga dilakukan. Jarum yang tertanam di titik-titik akupunktur itu hanya tiga puluh menit.
Kemudian pijat tui na dilakukan setelah sesi pengobatan akupunktur selesai. Tui na diaplikasikan pada daerah paha dan daerah patela atau rangka tulang yang dikenal sebagai penutup lutut. Pijatan tui na tambahan dilakukan pada titik-titik akupunktur.
Hasil pengobatan ini menunjukkan bahwa kombinasi pijat tui na dengan akupunktur lebih efektif daripada menggunakan akupunktur sebagai terapi mandiri untuk pengobatan osteoarthritis lutut. Ada sebuah temuan yang sama dilakukan oleh peneliti dari Pengobatan Tradisional Tiongkok Universitas Shanghai yang menggunakan kombinasi akupunktur dan obat-obatan herbal untuk pengobatan osteoarthritis. Para peneliti menyimpulkan bahwa akupunktur ditambah obat herbal aman dan efektif untuk pengobatan osteoarthritis lutut. Para peneliti mendokumentasikan penurunan yang signifikan pada nyeri lutut ditambah perbaikan fungsional lutut.
Sementara Cao dan kawan-kawannya dari Departemen Bedah Ortopedi di Rumah Sakit Rakyat ke-6 Shanghai, juga memiliki temuan serupa dari empat belas percobaan acak terkontrol yang melibatkan 3.835 pasien. Cao menyimpulkan, “Akupunktur membantu secara signifikan lebih baik dalam mengurangi rasa sakit pada osteoarthritis lutut dan peningkatan besar dalam fungsi dari akupunktur, pengobatan perawatan standar, atau menunggu untuk perawatan lebih lanjut.”
Studi itu para peneliti mencatat bahwa penggunaan akupunktur untuk pengobatan osteoarthritis lutut adalah “lebih baik dalam menghilangkan rasa sakit dan sekaligus memulihkan fungsi lutut” dari kedua perawatan biomedis standar dan akupunktur tiruan. [JX/berbagai sumber/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here