Baidu Terseret Kasus Kematian Mahasiswa

BEIJING, JIA XIANG – Pemerintah Tiongkok tengah menyelidiki perusahaan raksasa internet Baidu, terkait kematian seorang mahasiswa yang menggunakan mesin pencari untuk mencari pengobatan kanker.Wei Zexi (21 tahun) mahasiswa ilmu komputer di Universitas Xidian, meninggal dunia bulan lalu akibat mengidap jenis kanker yang langka. Menurut media pemerintah, Wei didiagnosis kanker sarkoma sinovial pada 2014. Dia meninggal dunia setelah menjalani pengobatan kontroversial di sebuah rumah sakit yang diiklankan dalam mesin pencari Baidu.
Namun, Baidu mengumumkan dalam akun Weibo bahwa perusahaan itu telah mengajukan permintaan kepada rumah sakit agar kematian itu diselidiki. Perusahaan, yang sering disebut sebagai Google-nya Tiongkok ini, mengatakan kepada BBC: “Kami sangat menyesal atas kematian Wei Zexi dan kami mengucapkan belasungkawa kepada keluarganya. Baidu berupaya untuk memberikan sebuah pengalaman penelitian yang aman dan terpercaya bagi para pengguna kami, dan telah melakukan penyelidikan langsung atas masalah ini.”
Pihak regulator internet Tiongkok bekerja sama dengan beberapa instansi pemerintah lainnya, seperti Komisi Keluarga Berencana Kesehatan dan Nasional dan Administrasi Negara untuk Industri dan Perdagangan, untuk meninjau permasalahan ini. Sementara saham Baidu di AS anjlok sebesar 7,92 persen saat media memberitakan kabar penyelidikan tersebut. [JX/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here