Bangunan Sekolah Mangkrak, Ahok Akui Banyak Kontraktor Nakal

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Ist./W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Calon Gubernur Petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tetap mengutamakan kualitas bangunan sekolah daripada jabatannya. Hal itu ditegaskan olehnya saat berhadapan dengan warga yang datang ke Balai Rakyat Rumah Lembang, Menteng.

Ahok mengaku sengaja menghentikan semua kegiatan pembangunan dan renovasi sekolah karena banyak kontraktor nakal. Kontraktor itu tidak memperhatikan kualitas bangunan sekolah sehingga hasil tidak maksimal.

“Bagaimana mungkin kami harus merehabilitasi sekolah yang hanya setahun sudah rusak kembali? Lebih baik saya tunda sampai tahun depan pembangunannya tapi bangunan itu bertahan sampai 20 tahun ke depan,” tegas Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Rabu (23/11/16).

Ia menjelaskan pengalamannya saat menjabat Wagub DKI terkait kondisi pendidikan Jakarta yang memprihatinkan. “Banyak sekolah yang kondisinya buruk dan mangkrak, angka putus sekolah yang tinggi,” paparnya.

Adapun alasan kondisi tersebut, menurut Ahok, karena banyak kontraktor nakal. Oleh karena itu, saat ini dia lebih memilih menghentikan semua kegiatan pembangunan. “Ini kebiasaan lama, banyak kontraktor yang main-main dalam merehab bangunan sekolah dan pakai mengancam saya dengan menggunakan momentum pilkada,” katanya.

“Banyak kontraktor yang blacklist dan mengancam. Kalau tidak di teruskan akan mangkrak dan bapak akan malu,” lanjut Ahok menirukan ancaman yang diterimanya.

Menurut Ahok, dia tidak perlu takut akan ancaman kontraktor yang akan mempermalukan dirinya. “Buat saya, kenapa harus malu? Sekali lagi, saya mempertaruhkan nama baik saya ketimbang jabatan saya,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, salah satu prioritas program kerja pasangan cagub-cawagub nomor urut dua dalam Pilkada DKI ini adalah menciptakan generasi masa depan yang handal. Adapun salah satunya dengan melakukan pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia dan Sekolah.[JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here