Bekerja Tak Serius, PNS di Pemprov DKI Diberhentikan

Karyawan Pemprov DKI. (Foto: Ist./W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Kementerian Pemeberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), menggagas rencana pemangkasan sejumlah satu juta Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Terkait hal itu, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama tidak kaget dengan gagasan Menteri PAN-RB, Yuddy Chrisnandi. Menurut dia, Yuddy mulai mengimplementasikan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ahok, sapaan karib Basuki, mengaku juga akan bebersih PNS. Tapi yang akan dilakukannya adalah berdasarkan kinerja.

“Kalau kita, bukan dirumahkan. Kita kalau (PNS) tidak benar (bekerja), keluar-keluarin. Kalau ada yang tidak bisa kerja, pasti kita keluarin,” kata dia di Balai Kota Jakarta, Rabu (1/6/16).

Ahok akan melihat kinerja berdasarkan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang dihasilkan oleh PNS DKI. Adapun TKD didapatkan dari penilaian Key Performance Indicator (KPI) dari PNS. KPI itu dapat melihat pekerjaan yang telah diselesaikan oleh PNS.

“Kalau dia tidak bagus, sampai saat ini ya belum ada. Maka kita kasih kesempatan,” tuturnya.

Jika sudah distafkan, PNS tersebut tidak akan mendapatkan TKD. Oleh karena itu, Ahok menyerukan agar PNS DKI berlomba untuk menunjukkan kinerja terbaiknya agar mendapat TKD.

“Kalau distafkan, berarti (PNS) tidak ada TKD,” pungkas Ahok.[JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here