Belajar Keseimbangan Hidup dengan Alam di Bumi Langit

Kebun dan kolam ikan Bumi Langit. /Foto : Dimas Parikesit

YOGYAKARTA, JIA XIANG – Hari Bumi diperingati setiap tanggal 22 April tiap tahunnya. Peringatan hari Bumi biasanya dirayakan dengan kampanye penanaman pohon atau menggunakan kendaraan bebas polusi.

Namun di Yogyakarta terdapat tempat yang bisa mengajarkan setiap orang untuk hidup mencintai dan memanfaatkan bumi dengan baik.

Berlokasi di Desa Giriloyo Imogiri Bantul, sebelah tenggara Kota Yogyakarta, Bumi Langit adalah sebuah komunitas yang menawarkan tentang keseimbangan hidup dengan alam dan belajar tentang pentingnya kesalingterkaitan dalam kehidupan manusia dengan alam.

Di Bumi Langit pengunjung dapat belajar tentang cara bercocok tanam, memerah susu sapi dan mengelola limbah hewan ternak hingga dapat menjadi bio gas dan pupuk organik.

“Setiap manusia seharusnya memiliki pengetahuan tentang keseimbangan mutualisme kehidupan manusia dengan alam lingkungannya supaya manusia tidak hanya memiliki budaya hidup konsumtif tapi kreatif,” ujar Salas yang merupakan salah satu pengelola perkebunan Bumi Langit.

Tidak hanya belajar tentang keseimbangan hidup manusia dengan alam, BumiLangit juga menyediakan restoran sederhana yang dapat dikunjungi setiap harinya kecuali hari senin.

Di restoran milik Bumi Langit atau biasa di sebut Warung Bumi ini menyediakan berbagai olahan masakan yang semuanya berbahan organic dan dihasilkan dari kebun dan ternak Bumi Langit sendiri.

Area perkebunan organic Bumi Langit memiliki luas kurang lebih 3 hektar, yang meliputi perkebunan sayuran, buah-buahan, dan beberapa ternak seperti sapi, kambing, ayam dan kelinci yang semuanya digunakan sebagai bahan pangan keluarga Bumi Langit.

Perkebunan Bumi Langit selalu dikunjungi oleh wisatawan yang ingin menikmati liburan berbeda atau sekedar mencicipi makanan organik di Warung Bumi.[JX/Dms/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here