Berasal dari Lumpur, Rengkong Lotus Bernilai Nutrisi Tinggi

Tradisi Mesir kuno mempercayai bunga eksotis ini sebagai pusat matahari terbit sekaligus tempat kelahiran dewa. Jadi tidaklah heran jika arsitektur dan bangunan kuno negeri piramida mengabsorbsi wujud bunga ini pada ornamen bangunan-bangunan kunonya.

Tak jauh beda dengan Mesir, di Tiongkok tanaman dan bunga ini punya tempat “istimewa” dan sarat nilai dari sisi kultural dan relegius. Bunga itu tak lain adalah lotus. Bagi negeri tirai bambu, bunga lotus telah menginsipirasi masyarakat China sejak ribuan tahun lampau yang kemudian merasuk ke dalam budaya dan keyakinan. Intinya, Lotus dengan nama ilmiah : “Nelumbo nucifera” atau “Nelumbium nelumbo”, atau “Nelumbo speciosa” atau “Nelumbium speciosum” ini merupakan simbol kesempurnaan jiwa dan pikiran dalam meraih kesempurnaan hidup yang telah teruji. Lotus adalah bunga yang memiliki keindahan, namun menyimpan kemisteriusan sekaligus memiliki magnet yang memesona umat manusia dari zaman dahulu hingga kini. Itu sebabnya bunga ini bukan hanya dipuji dan dikenal di Mesir dan Tiongkok. Di Indonesia, bunga yang dikenal sebagai bunga seroja ini juga dipuja. Di belahan dunia lain pun demikian, nama dengan predikat lotus pun beragam. Ada yang menyebutnya Sacred Water Lotus, Sacred Lotus, dan Chinese Arrowroot.

Kedahsyatan bunga seroja tidak berhenti hanya karena keindahan kelopak bunganya yang memiliki warna, putih, merah, biru, ungu, dan merah muda. Sebab, secara fisiologis ternyata sejak ribuan tahun lampau, bunga lotus ini telah memberi memanfaat bagi manusia. Bukan hanya keindahan bunganya, bagian lain dari tanaman bunga lotus ini memiliki “khasiat” yang sangat menguntungkan manusia. Mulai dari akar, batang, daun, kembang dan biji lotus bisa dimanfaatkan bagi kesehatan, kecantikan dan kebugaran tubuh manusia.

Lotus merupakan sumber nutrisi bagi tubuh manusia setelah melalui pengolahan. Lotus bisa menjadi ramuan herbal atau pun bermacam jenis bahan masakan. Ini merupakan “nilai kesempurnaan” yang dikandung lotus bagi kehidupan manusia. Lotus tumbuh di air berlumpur dan kotor, namun oleh Sang Pencipta, lotus justru diberi “nilai luhur” dengan beragam kemaslahatan bagi kehidupan manusia.

Khasiat lotus telah teruji sejak zaman kuno, bunga lotus yang beraroma harum ini ternyata kaya akan zat antioksidan yang ampuh bagi kesehatan. Hasil penelitian terkini menunjukkan bahwa bunga lotus berkhasiat untuk mengurangi bercak hitam dan kerutan pada kulit.

Akar lotus yang sering disebut rimpang atau rengkong ini, di wilayah Tenggara China dan Danau Kasumigaura di prefektur Ibaraki di Jepang dibudidayakan. Sebab, rimpang (akar) lotus disebut renkon di Jepang ini ternyata kaya akan enzim antipenuaan, vitamin B, C dan zat besi. Semua zat itu berguna untuk menjaga keindahan kulit wajah.  Dalam pengobatan Tiongkok biji lotus digunakan untuk meningkatkan energi dan vitalitas serta memperbaiki fungsi pencernaan, menyembuhkan penyakit paru-paru seperti, tuberkulosis, asma, dan batuk. Juga penyakit jantung serta menetralisir keracunan.

Memang bagian paling unik dari lotus ini adalah bagian akar (rimpang) atau sering disebut dengan rengkong ini. Jika Anda berkunjung ke berbagai supermarket besar, biasanya akar lotus yang menyerupai umbi-umbian ini dijajakan dan dijual untuk bahan baku membuat makanan dan masakan sayur. Baik diolah dengan cara ditumis, digoreng, direbus atau di-steam.

Rimpang atau akar lotus di Jepang dan China sudah sejak ribuan tahun dikenal sebagai “bahan baku” masakan yang berkhasiat dan lezat. Bukan hanya lezat, tetapi jika dimasak oleh koki yang piawai, akar lotus yang diambil dari lumpur yang kotor ini akan menjadi makanan “super lezat” dengan nilai nutrisi tinggi yang sangat berguna bagi kesehatan.

Rimpang atau rengkong jika dikupas bagian kulit luarnya maka akan terlihat “terowongan-terowongan” di dalam akar yang menciptakan pola dekoratif secara alami yang menjadikan rimpang lotus memiliki daya tarik eksotis nan unik. Akar (rimpang) lotus ini  adalah sumber serat makanan yang sangat baik. Juga dapat mencegah meningkatnya sekaligus mengontrol kolesterol darah, gula, berat badan dan mencegah sembelit.

Analis nutrisi akar lotus (Nelumbo nucifera) mentah per 100 gram yang dilansir USDA Nutrient Nasional data base menyatakan akar (rimpang) lotus mengadung; Enerji 74 Kcal, Karbohidrat 17.23 g, Protein 2.60 g, Total Lemak 0.10 g, Kolesterol 0 mg, Fiber Diet 4,9 g, Folat 13 mg, Niacin 0.400 mg, Asam pantotenat 0,377 mg, Pyridoxine 0.258 mg, Riboflavin 0.220 mg, Thiamin 0.160 mg, Vitamin A 0 IU, Vitamin C 44 mg, Sodium 40 mg, Kalium 556 mg, Kalsium 45 mg, Tembaga 0,257 mg, Besi 1.16 mg, Magnesium 23 mg, Mangan 0.261 mg, Selenium 0,7 mg, Zinc 0.39 mg.

Jadi tidaklah mengherankan jika sejak berabad lampau akar lotus atau rengkong ini mempunyai tempat yang sangat tinggi dan dihargai di seantero daratan China dan Jepang. Hampir semua bagian tanaman lotus mulai dari akar, tangkai bunga muda, dan biji-bijian yang digunakan dalam masakan. Daun dan bunga lutus konon juga bisa diekstrak menjadi semacam “teh lotus” yang memiliki efek memberikan rasa rileksasi dan kesegaran bagi tubuh. Singkatnya, lotus bukan hanya menjadi bahan makanan, obat dan herbal, tetapi telah manjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan dan mampu merasuk hingga sendi-sendi budaya dan relegius umat manusia.

Di Jepang, rimpang (akar) lotus yang disebut renkon adalah salah satu bahan sayuran yang diolah menjadi tempura dan kinpira dan menjadi makanan ringan yang populer. Di India, rimpang lutus dikenal sebagai kamal Kakari atau Bhe, dan Bangladesh bahan rimpang lotus dimasak dalam berbagai kari, semur, dan campuran kentang goreng. Sedangkan di China, terutama dalam ramuan masak ala Kanton, akar lutus digunakan untuk sup, isi dimsum, campuran sayur dan masih banyak variasi masakan lainnya. Selain itu di Tiongkok sacara luas biji lotus diolah juga untuk beragam campuran makanan ringan dan bumbu beragam manisan.

Selain itu, lotus adalah bunga nasional negara India dan Vietnam. Bunga lotus memiliki makna yang dalam bagi banyak bangsa di berbagai belahan dunia. Jadi tak salah bila ada yang mengatakan, bahwa bunga lotus memiliki makna mendalam sebagai simbol kelahiran kembali, pencerahan spiritual, mewakili kesucian, umur panjang, kehormatan, kesehatan dan keberuntungan. Itu tercermin dan terbukti dari “kesempurnaan” bunga dan tanaman lotus dari beragam manfaatnya bagi kehidupan manusia dan alam.[JX/Pandapotan Simorangkir]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here