Berharap Kebaikan di Tahun Ayam Api

[JX/Ivan Lawendatu]

JAKARTA,JIA XIANG – Semarak perayaan Imlek 2568 sangat terasa di Vihara Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat. Warga suku Tionghoa yang beragama Budha dan Khonghucu berbondong-bondong mendatangi rumah ibadat itu guna memanjatkan doa syukur dan harapannya.

Asap dupa melingkar-lingkar diudara saat sejumlah orang memanjatkan doanya di meja-meja pemujaan. Sedangkan lilin warna merah dengan berbagai ukuran menambah semarak ruangan vihara. Nyala lilin berwarna kuning emas itu menari-nari saat angin sepoi berhembus masuk ke ruangan sembahyang.

Warga yang datang ke situ menaikkan doa syukur karena ditahun yang telah berlalu mereka diberkahi segala sesuatu, terutama kesejahteraan, kedamaian, dan kesehatan. Sedangkan doa pengharapan mereka panjatkan agar cita-cita yang diharapkan dapat terwujud dengan baik di tahun mendatang.

Sebagaimana lazimnya terjadi setiap tahun, warga Tionghoa yang beragama Budha dan Khonghucu mulai mendatangi vihara tersebut sejak satu hari jelang Hari Raya Imlek dan berakhir pada malam hari pada Hari Raya Imlek.

Panitia yang melayani warga yang hendak bersembahyang tampak sibuk dengan tugasnya masing-masing. Kebanyakan dari mereka bertugas menyediakan peralatan sembahyang seperti hio, kertas sembahyang, minyak dan aneka macam makanan sesajian. Selain itu petugas kebersihan terlihat cekatan membersihkan abu sisa bakaran yang ada di tungku dan yang terjatuh ke lantai ruangan.

“Sejak dua bulan lalu kami sudah mengemas peralatan sembahyang itu dan pada hari Raya Imlek dibagikan gratis kepada mereka yang memerlukannya. Paling dari mereka ada yang memberi uang secara sukarela,” ujar salah satu petugas Vihara Dharma Bahkti kepada Jia Xiang Hometown, Sabtu (28/1/17) dinihari.

Selama dua hari waktu sembahyang di vihara tertsebut, ada ribuan orang datang memanjatkan doa.[JX/Van]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here