Berlebaran di Rumah Ketua PITI Medan

Ketua PITI Medan Jafar Sidik. (Foto: JX/James P Pardede)

JIA XIANG-MEDANSilaturahmi dan saling bermaaf-maafan seusai shalat Ied menjadi kegiatan pertama di hari Lebaran. Begitu pula halnya WNI keturunan Tionghoa yang beragama Islam. Seperti tampak di Medan, Sumatera Utara, yakni di rumah Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Medan Jafar Sidik.

Di sini, pada Rabu (6/7/16), ramai kedatangan tamu. Tidak hanya dari kalangan Tionghoa tapi juga warga lainnya merayakan Idul Fitri 1437 H dengan sederhana.

Menurut Sidik, tidak ada yang istimewa dalam merayakan Lebaran tahun ini. Ia hanya berkumpul dengan keluarga dan bersilaturahim dengan sesama umat Muslim Tionghoa di Medan.

“Dari jumlah yang ada, sebagian dari Muslim Tionghoa di Medan tidak mau muncul ke permukaan. Padahal, kalau menurut saya urusan kepercayaan adalah urusan pribadi, jadi tak perlu harus berkecil hati atau sembunyi,” katanya.

Jafar Sidik mulai menganut agama Islam sejak tahun 1998. Sebelumnya dia pemeluk agama Buddha. Baginya, agama apa pun pastilah mengajarkan kebaikan dan mengajari umatnya untuk selalu menjadi insan yang bermanfaat bagi orang lain.

Seperti yang dilakoni saat ini. Jafar memiliki kemampuan untuk mengobati dengan cara herbal. Kemampuannya untuk mengobati berbagai jenis penyakit semakin baik ketika sudah menganut Islam. Tahun 2003, suami dari Risnani ini memantapkan diri menjadi herbalis dan membuka praktik di rumahnya di kawasan Jalan Pasundan, Gang Bahagia Medan.[JX/jpp/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here