Biji Wijen, Kecil Tapi Berkhasiat Besar

JAKARTA, JIA XIANG – Biji wijen (Sesamum indicum), salah satu tanaman yang dibudidayakan sejak 5000 tahum lalu. Tanaman ini selain mengandung kadar magnesium dan kalsium tinggi, hingga kini biji wijen masih dikonsumsi karena mangandung manfaat lainnya.
Buktinya sejak 3500 tahun laku di zaman Mesir kuno wijen sering digunakan untuk campuran bahan makanan. Di era Babylonia kuno, wijen (havla) yang dicampur madu dan dipercaya membuat perempuan awet muda dan cantik. Bahkan tentara Romawi mencampur wijen dengan makanan lain untuk menambah kekuatan dan kesehatan.Dalam dua tahun terakhir semakin banyak studi yang membahas manfaat kesehatan wijen. Dan kini wijen bukan hanya disimpan di lemari di dapur, tetapi juga di tempat-tempat obat di dalam rumah. Ada 10 manfaat wijen untuk kesehatan manusia menurut beberapa penelitian sangat bermanfaat dalam menyembuhkan berbagai penyakit.
1.Diabetes:
Sebuah studi pada tahun 2011 dimuat di Clinical Journal of Nutrition memperlihatkan bahwa minyak wijen dapat meningkatkan efektivitas glibenclamide, obat oral yang digunakan untuk pasien diabetes tipe 2. Studi lain tahun 2006, dipublikasikan di Journal of Medicinal Foods memperlihatkan bahwa menggunakan minyak biji wijen sebagai minyak nabati dapat menurunkan tekanan darah dan gula pada diabetes hipertensi.wijen
2. Mengurangi Tekanan Darah:
Studi yang dipublikasikan di Yale Journal of Biological Medicineshowed pada tahun 2006 juga membuktikan keuntungan penggunaan minyak wijen pada pasien hipertensi. Mengganti semua minyak dengan minyak wijen dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan dystolik menjadi normal. Di samping itu juga dapat mengurangi peroksidasi lipid dan status antioksidan.
3. Gingivitis/Plak Gigi:
Minyak wijen sudah digunakan untuk obat oral selama ribuan tahun dalam pengobatan tradisional India yang dikenal dengan Ayurveda, di dalam prosesnya yang disebut “menarik minyak”. Proses ini membuat minyak wijen di mulut untuk jangka waktu yang lama, sehingga mencegah pembusukan gigi, halitosis, gusi berdarah, tenggorokan kering, dan untuk memperkuat gigi, gusi dan rahang. Penelitian klinis saat ini menegaskan bahwa dibandingkan dengan obat kumur kimia dalam mengurangi plak gigi, minyak wijen juga mampu mengurangi pertumbuhan bakteri yang terkait dengan pembentukan plak oral.
4. Minyak pijat/kesehatan bayi:
Sebuah studi diterbitkan pada Indian Journal of Medical Research tahun 2000 menyebutkan bahwa dibanding dengan menggunakan minyak mineral lain, memijat bayi dengan minyak biji wijen dapat merangsang pertumbuhan dan tidur pasca pijatan.
5. Multiple Sclerosis (MS):
Sklerosis multipel (ganda) adalah penyakit yang muncul akibat sistem kekebalan tubuh yang secara keliru menyerang selaput pelindung saraf (myelin) dalam otak dan saraf tulang belakang. Saraf-saraf yang rusak itu kemudian mengeras dan membentuk jaringan parut atau sklerosis. Sebuah penelitian pada tikus tentang otoimun hewan itu, ternyata minyak biji wijen melindungi tikus itu dari berkembangnya penyakit dengan cara mengurangi sekresi IFN-gamma, faktor kunci dalam memulai inflamasi otoimun dan cedera dalam sistem saraf.
6. Antibiotik-Kurangi kerusakan Ginjal:
Minyak biji wujen dapat melindungi diri manusia terhadap gentamisin-mengurangi kerusakan ginjal pada tikus dengan cara menenekan atau mengurangi kerusakan opksidatif akibat sering mengkonsumsi antibiotik.
7. Atherosclerosis:
Arteriosclerosis merupakan salah satu jenis penyakit jantung dan pembuluh darah yang bisa menyebabkan terjadinya serangan jantung. Sebuah penelitian memperlihatkan bahwa minyak biji wijen dapat mencegah pembentukan lesi aterosklerosis pada tikus yang diberi diet aterogenik. Antioksidan dan lignan anti-inflamasi yang ditemukan dalam biji wijen dikenal sebagai sesamol telah diidentifikasi menjadi ikut bertanggung jawab atas sifat anti-aterogeniknya. Namun kenyataannya, sesamol terbukti memiliki lebih dari dua sifat farmakologi aktif yang menguntungkan, banyak yang dapat berkontribusi untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular.
8. Depresi:
Kandungann sesamol pada biji wijen telah terbukti dapat mendesak atau mengatasi munculnya efek antidepresan seperti putus asa pada perilaku stres kronis tikus, khususnya dapat mengatur stres oksidatif-nitrosative dan peradangan.
9. Mengurangi Kerusakan DNA:
Kandungan sesamol telah terbukti untuk melindungi terhadap kerusakan DNA akibat radiasi gamma, kemungkinan melalui sifat antioksidan. Hal ini terbukti mampu mengurangi angka kematian pengobatan pada tikus akibat radiasi, khususnya mencegah kerusakan usus dan limpa. Ketika dibandingkan dengan antioksidan kuat lainnya, melatonin, ditemukan 20 kali lebih efektif sebagai pembersih radikal bebas.
10. Kanker:
Biji wijen mengandung larutan lemak lignin dengan sifat phytoestrogenic yang dikenal sebagai sesamin. Kandungan sesamin ini telah dipelajari untuk menghambat pengembangbiakan berbagai sel kanker, antara lain leukemia, protat, paru, pankreas, usus, payudara. [JX/theepochtimes/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here