Bisnis Ikan Olahan Beromzet Rp48 Miliar

Manado, Jia Xiang  – Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Ustafu dari Kota Bitung, Sulawesi Utara, meraup omzet hingga Rp48 miliar per tahun dari bisnis pengolahan ikan skipjack tuna asap yang populer dengan sebutan “cakalang fufu”.

Besarnya potensi penangkapan ikan, khususnya cakalang di Kota Bitung, mendorong masyarakat sekitar untuk mengambil peluang usaha dengan mengolah ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) menjadi produk bernilai tambah sehingga memiliki harga jual lebih tinggi daripada ketika dijual dalam bentuk ikan segar.

Memanfaatkan potensi kelautan yang ada, di tahun 1996 Poklahsar Ustafu didirikan dan bergerak di bidang pengolahan cakalang fufu atau cakalang asap. Saat ini Poklahsar Ustafu telah menjadi salah satu pemain utama di usaha pengolahan ikan di Sulawesi Utara.

Ketua Poklahsar Ustafu, Marwiah mengakui awalnya kelompok usaha itu tidak memiliki modal sama sekali untuk mengembangkan usaha pengolahan cakalang. Dengan menjalin kemitraan dengan para penyedia bahan baku dan Badan Pelaksana Penyuluhan Dinas Kelautan dan Perikanan setempat maka usaha mereka bisa berjalan.

“Kini omzetnya mencapai puluhan miliar rupiah per tahun. Selain itu mampu menyerap tenaga kerja yang banyak,” kata Marwiah di Bitung, Selasa (03/12/13).

Poklahsar Ustafu sekarang memiliki anggota 25 orang, dari 16 orang pada awal berdirinya. Dari 25 anggota, dua merupakan pemasok ikan cakalang, sementara yang lain berlaku sebagai distributor dan produsen, yang bisa menghasilkan 200 kg cakalang fufu tiap harinya. Kampung Loyang, Kelurahan Girian Atas, Kecamatan Girian, Kota Bitung, merupakan sentra perajin cakalang fufu yang menjadi tempat Poklahsar Ustafu melakukan usahanya.

Cakalang fufu adalah ikan cakalang yang diawetkan dengan cara diasapi, atau difufu dalam bahasa daerah setempat. Sebelum diasapi, sisik dan jeroan ikan cakalang dibuang terlebih dahulu. Kemudian ikan dibelah menjadi dua bagian dan diberi bumbu sebelum dijepit dengan bambu.[Ant/U1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here