BNN Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Perairan Teluk Jakarta

Kepala BNN Budi Waseso, ketiga dari kanan, memperlihatkan barang bukti hasil penangkapan jaringan nerkotika lewat jalur laut (Foto: JX/Ist)

JAKARTA, JIA XIANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Dirjen Bea Cukai menangkap sebuah kapal yang berusaha menyelundupkan narkotika jenis sabu di perairan Teluk Jakarta, Kamis (2/2) sekitar pukul 20.00 WIB.

Dari dalam kapal nelayan bernama KM Dzaki Pratama itu, petugas menemukan barang bukti berupa 13 bungkus sabu seberat sekitar 13.592,5 gram dalam bungkusan berwarna coklat.

Seorang tersangka berinisial SBK meninggal dunia karena melakukan perlawanan dan 2 lainnya berinisial MA dan IS berhasil ditangkap.

MA dan IS berperan sebagai kurir yang merupakan kepanjangan tangan dari SBK, pengendali lapangan. Selain itu, petugas juga mengamankan 3 orang saksi yang juga anak buah kapal (ABK) tersebut.

Penangkapan KM Dzaki Pratama berawal dari laporan NSB Thailand yang diterima BNN, bahwa akan ada pengiriman narkotika ke Indonesia. Pengiriman itu dikendalikan oleh jaringan sindikat narkotika Chin Yoon Fah alias Achin alias Acai (WN Malaysia).

Selanjutnya, pada Kamis (2/2/17) sekitar pukul 11.00 WIB, di atas perariran Teluk Jakarta petugas mengamankan kapal nelayan KM Dzaki Pratama dengan 5 orang di dalamnya, yaitu: MA (52 tahun/nahkoda/kurir penerima barang), ES (42/ABK), IS (31/ABK/kurir penerima barang), S (50/ABK), AP (28h/ABK).

Di kapal tersebut petugas juga menemukan 13 bungkus sabu dengan berat sekitar 13.592,5 gram yang dikemas dalam bungkusan berwarna coklat. Kemudian petugas melakukan controlled delivery ke pelabuhan ikan Muara Angke dan berhasil mengamankan  seorang berinisial SBK alias Alim (38/WN Malaysia) yang akan menerima sabu tersebut.

Dalam penindakan yang dilakukan petugas, tersangka SBK alias Alim melakukan perlawanan hingga akhirnya terpaksa dilumpuhkan oleh petugas. Kemudian petugas melakukan pertolongan pertama, namun yang bersangkutan tidak dapat diselamatkan. SBK tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sementara 5 orang lainnya telah diamankan oleh BNN, dan kini sedang diperiksa lebih lanjut oleh petugas BNN.

Dari kasus ini dengan barang bukti yang telah disita, BNN telah menyelamatkan sebanyak 67.962 jiwa dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. [JX/PR/Eka]

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here