Bocornya Informasi Rahasia AS, Wikileaks Nilai CIA Kehilangan Kendali

(Foto: JX/Rtr)

WASHINGTON, JIA XIANG – Pembocoran rahasia terbaru oleh WikiLeaks mengirim gelombang kejutan pada komunitas intelijen Amerika Serikat (AS) dan memicu kekhawatiran tentang kemampuan negara itu untuk mengamankan informasi rahasia.

Namun mantan pejabat intelijen AS mengatakan, setidaknya untuk saat ini, kebocoran itu tidak akan menyebabkan kerusakan yang berarti bagi kemampuan dunia maya negaranya.

Organisasi daring WikiLeaks, Selasa (7/3/17) menerbitkan ribuan halaman yang digambarkannya  mencerminkan  “seluruh kapasitas peretasan”  dari Badan Intelijen Pusat AS, CIA.

VOA tidak dapat secara independen mengukuhkan keaslian 8.771 dokumen yang diterbitkan di situs WikiLeaks, namun para ahli keamanan dunia maya dan mantan pejabat intelijen mengatakan, banyak dokumen tampaknya asli.

Dalam sebuah pernyataan, WikiLeaks mengatakan, CIA “kehilangan kendali atas sebagian besar peralatan peretasan itu”.  Kelompok ini menambahkan, peralatan badan mata-mata itu telah disebarluaskan kepada sebagian bekas peretas pemerintah AS dan salah satunya kemudian memberikannya kepada WikiLeaks.

Seorang pejabat intelijen AS, yang tidak mau disebut namanya mengatakan kepada VOA, seorang pegawai kontrakan CIA dicurigai sebagai sumber yang membocorkan.

Pejabat intelijen AS lain yang baru saja pensiun mengatakan kepada VOA, CIA sedang berusaha keras untuk mencari tahu siapa yang membocorkan rahasia itu dan bagaimana. Sementara itu, nggota parlemen AS juga khawatir akan persoalan ini.

Menurut dokumen, para peretas CIA menemukan sendiri beberapa kerentanan perangkat lunak peretasan itu.  Lainnya dibeli oleh CIA dari pihak ketiga. Ada juga yang diduga bekerjasama dengan badan-badan intelijen lain. [JX/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here