Bos ACA Santuni Anak Yatim di 378 Desa di Malang

Iwan Kurniawan (kanan) saat membagikan santunan dan bingkisan kepada anak yatim di Kantor Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.(Foto: JX/Budi Arie Satriyo)

MALANG, JIA XIANG – Momen bulan Ramadhan dimanfaatkan banyak orang untuk saling berbagi. Seperti itu pula yang dilakukan Presiden Komisaris (Preskom) ‎PT Anugerah Citra Abadi (ACA) Iwan Kurniawan.

Selama Ramadhan ini, pengusaha sukses dari keturunan Tionghoa di Malang, Jawa Timur itu akan menyantuni anak yatim dan janda dhuafa di 378 desa yang tersebar di 33 kecamatan di Kabupaten Malang. “Untuk teknisnya, pemberian santunan tidak lagi dipusatkan di kantor PT ACA. Melainkan diserahkan langsung ke masyarakat di tiap desa,” ujar Iwan seusai pembagian santunan anak yatim di Kantor Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang.

Kegiatan di Kantor Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang itu, merupakan awal dari seluruh rangkaian pemberian santunan langsung ke masyarakat yang direncanakan Preskom PT ACA. Di tempat itu, santunan diberikan kepada sekitar 15 ribu orang.

Pada 2016 ini di 378 desa yang tersebar di 33 kecamatan. Pada hari pertama pemberian santunan itu ada tiga titik yakni di wilayah Kecamatan Pujon, Ngantang, dan Kecamatan Keasembon.

Dalam sehari, ada 3 sampai 4 titik lokasi yang didatangi Iwan Kurniawan. Kegiatan pemberian santunan ini merupakan agenda rutin tahunan PT ACA setiap datangnya Ramadhan.

Menurut Iwan Kurniawan, bingkisan yang diberikan kepada anak yatim yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah memperoleh satu paket seperangkat perlengkapan sekolah dan uang. Sedangkan untuk para dhuafa khususnya janda memperoleh satu paket sembilan bahan pokok (sembako) dan juga uang.

Salah satu anak yatim yang menerima santunan dari PT ACA Muhammad Ansori (13), asal Desa Pondok Agung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, mengaku sangat terharu saat menerima bingkisan dan uang dari Preskom PT ACA. “Baru pertama ini saya mememperoleh santunan. Sebelumnya, tak pernah bayangkan bakal mendapatkan bingkisan dan uang di bulan puasa Ramadhan,” katanya.

Keharuan serupa juga dirasakan seorang janda asal Desa Ngantru, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Muslikha (60). Dia juga mengaku tidak menyangka akan mendapatkan bingkisan sembako dan uang dari pengusaha kaya. [JX/Bas/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here