BPJS Kesehatan, Masyarakat Belum Paham

Bangka Belitung, Jia Xiang Hometown – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diluncurkan sejak 1 Januari 2014 dan dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), masih menemui beragam kendala di lapangan, masyarakat pun terkesan belum paham dan siap dengan program ini.

Kondisi itu juga terjadi di Provinsi Bangka Belitung. Seperti pantauan Jia Xiang Hometown di Kabupaten Belitung Timur, hingga Sabtu (11/1/14), masih banyak warga yang mengaku kebingungan mengurusi administrasi kepesertaan program JKN.

Hal ini mendorong Kantor BPJS Kesehatan Belitung Timur untuk terus menyosialisasikan program tersebut. Kepala Operasional BPJS Kesehatan Kabupaten Belitung Timur, Muhammad Ali Rasyid mengatakan, petugas PT ASKES yang sekarang beralih nama menjadi petugas BPJS Kesehatan himngga saat ini terus berupaya menyosialisasikan hal-hal penting terkait mekanisme pengurusan kepesertaan program JKN.

“Meskipun sejak tahun 2013 kami sudah menyosialisasikan program ini, namun saat ini upaya it uterus kami lakukan. Sehingga warga di Kabupaten Belitung Timur bisa paham akan hak dan kewajibannya sebagai peserta JKN,” kata Ali Rasyid.

Menurut dia, untuk memberi informasi tentang program JKN dan keberadaan BPJS, pihaknya juga berkoordinasi dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Belitung Timur serta Puskesmas-Puskesmas yang akan menjadi titik awal pelayanan program JKN.

Sementara itu, Warni salah seorang warga Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur mengaku pihaknya bisa mengetahui dengan jelas perihal kepesertaan JKN setelah mendapat penjelasan dari petugas BPJS di RSUD Manggar.

“Seharusnya informasi tentang tata cara pendaftaran disosialisasikan terlebih dahulu sehingga kita tidak bolak balik,” kata Warni.

Menanggapi permasalahan ini, dokter di Klinik Kelapa Kampit,  Helly Tjandra berpendapat bahwa banyak hal yang perlu diperbaiki menyangkut implementasi program JKN. Terutama tentang informasi umum tata cara mengurus kepesertaan. “Masyarakat juga harus diberitahu tentang hak dan kewajibannya dalam program ini,” ujarnya [Zar/B1].

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here