Carrie Lam Ingin Bawa Hong Kong Lebih Maju

Carrie Lam berbicara kepada wartawan seusai terpilih menjadi pemimpin Hong Kong baru. (Foto: JX/Xinhua)

HONG KONG, JIA XIANG – Setelah Carrie Lam atau juga dikenal dengan nama Lam Cheng Yuet-ngor menang dalam pemilu di Hong Kong, dia kini diminta untuk serta-merta menyelamatkan prinsip “satu negara, dua sistem”.

Komisi Pemilihan Umum SAR Hong Kong menyatakan Lam meeraih 777 suara dari 1.163 suara pemilih yang sah. Di urutan kedua pada pemilihan itu diraih Tsang Chun-wah dengan 365 suara dan Woo Kwok-hing hanya mendapat 21 suara.

Leung Chuh-ying, yang kini masih menjabat CEO Hong Kong, mengucapkan selamat kepada Lam atas pemilihan itu.

Calon pemimpin atau CEO Hong Kong dinyatakan menang apabila dia bisa meraih lebih dari 600 suara sah, dan dia akan ditunjuk oleh pemerintah pusat, demikian Hukum Dasar Hong Kong dan Ordinansi Pemilihan CEO.

Setelah ditunjuk, pemenang akan mulai duduk secara resmi sebagai CEO pada 1 Juli dan menjalani masa jabatan selama lima tahun.

Dalam pidato kemenangannya kepada wartawan Lam menegaskan bahwa “Saya akan melaksanakan sepenuhnya kebijakan ‘satu negara, dua sistem’ dan mengawal nilai-nilai dasar kita. Dengan bijak, mendengarkan dan aksi, Saya akan membangun Hong Kong menjadi lebih baik lagi.”

Menurut Lam, kemenangan ini yang diraih pada pemilu tersebut merupakan kerja  timnya,  dirinya, dan para pendukung yang percaya dia dapat membawa Hong Kong lebih maju.

Dia juga menambahkan, dia ingin memberikan kesempatan kepada kaum muda, dan prioritas pertamanya adalah “memulihkan perpecahan”  yang ada.

Sementara kandidat lain, Tsang Chun-wah, yang kalah, justru mengajak para pendukungnya untuk membantu pemerintahan baru Hong Kong. “Saya menerima hasil pemilu ini,”  ujarnya sambil meminta pendukungnya untuk membantu pemimpin baru Hong Kong. [JX/Xinhua/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here