Cegah Alergi, Bayi Disarankan Konsumsi Makanan Mengandung Kacang

(Foto: JX/The Telegraph)

LONDON, JIA XIANG – Memberikan kacang kepada bayi lebih awal, sekitar usia empat bulan, dapat mengurangi risiko terserang alergi. Bahkan risiko terserang alergi bisa dikurangi hingga lebih dari 80 persen.

Demikian sebuah studi baru dari Institut Alergi dan Penyakit-Penyakit Infeksi Nasional belum lama ini. Studi itu menyebutkan ada sebuah petunjuk baru untuk mengkonsumsi kacang bagi bayi yang dianggap penting untuk dilakukan.

Namun anak-anak sebaiknya tidak makan semua kacang-kacang itu, karena berisiko tersedak. Tingkat alergi yang dialami anak di Amerika Serikat sejak 2008 meningkat empat kali lipat.

Pola penyebaran penyakit ini hampir sama di seluruh negara-negara Barat begitu juga di Asia dan Afrika.

Para orangtua terkadang khawatir mengenai memberikan atau memperkenalkan kacang pada bayi mereka.  Di masa lampau orang disarankan memberikan kacang sebaiknya kepada anak yang sudah berusia minimal 3 tahun.

Petunjuk baru itu menjelaskan (1) anak-anak dengan alergi tertentu atau menderita aczema seharusnya sudah mulai mengkonsumsi kacang- di dalam makanannya, mulai di usia empat bulan dan enam bulan. Tentunya harus ada pengawasan kesehatan juga.

(2) Bayi-bayi dengan aczema ringan harus mengkonsumsi kacang- di dalam makanannya, pada usia enam bulan. Dan, (3) bayi yang tidak menderita aczema atau alergi lainnya secara bebas dapat diperkenalkan mengkonsumsi kacang.

Menurut Dr Anthony Fauci, Direktur Institut Alergi dan Penyakit-penyakit Infeksi Nasional, “Kita menduga bahwa penyebaran implementasi petunjuk ini akan mencegah berkembangnya alergi kacang pada anak-anak yang diduga menderita alergi dan secara pasti dapat mengurangi prevalensi alergi kacang di Amerika Serikat.”

Sedangkan Michael Walker, anggota Badan Alergi dan Imunologi Klinik Eropa, menegaskan bahwa petunjuk-petunjuk itu didasarkan pada sebuah penelitian medis yang dilakukan di Inggris.

“Orang tua di Inggris harus berkonsultasi, memperhatikan petunjuk-petunjuk itu jika diperlukan, sebelum mereka sendiri memberikan kacang sebagai upaya mencegah alergi pada anak,” ungkap Walker.

Sedangkan Prof Alan Boobis, dari  Imperial College London, mengatakan, pandangan sebelumnya  yang menyebutkan menunda memperkenalkan makanan  mengandung kacang adalah tidak benar. [JX/BBC/Eka]

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here