Cina Akan Kirim Shenzhou II ke Stasiun Ruang Angkasa

Peluncuran roket ke ruang angksa di Cina. (Foto: JX/Rtr)

BEIJING, JIA XIANG – Pesawat ruang angkasa Shenzhou 11 akan diluncurkan pada pukul 07:30 waktu setempat. Misi Shenzhou akan dibawa oleh roket Long March-2F dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di pinggiran Gurun Gobi di Cina utara.

Hal itu diungkapkan oleh  Wu Ping, Wakil Direktur Kantor Rekayasa Antariksa Cina, pada keterangannya melalui televisi.

Pesawat ruang angkasa itu akan dikirim ke orbit dan merapat ke stasiun antariksa Tiangong 2 dan astronot akan tinggal di sana selama 30 hari untuk menguji kemampuan stasiun itu menunjang kehidupan mereka selama berada di ruang angkasa. Mereka juga akan melakukan uji coba medis dan sains, kata Wu.

Stasiun antariksa uji coba Tiangong 1 sebelumnya diluncurkan pada tahun 2011 telah mengakhiri layanan datanya pada bulan Maret setelah misinya diperpanjang selama dua tahun dan mengorbit bersama tiga pesawat ruang angkasa yang berhasil berkunjung ke stasiun itu. Stasiun Tiangong, atau “Istana Surgawi,” dianggap sebagai batu loncatan bagi misi ke Mars di akhir dekade ini.

Wu menyebutkan astronot yang terlibat dalam misi itu adalah Jing Haipeng yang berusia 49 tahun dan Chen Dong (37 tahun).  Misi ini merupakan misi ketiga Jing ke ruang angkasa setelah misi sebelumnya pada tahun 2008 dan 2012.

“Mimpi setiap astronot untuk bisa terlibat dalam misi ruang angkasa,” kata Jing dalam kesempatan terpisah.  Surat kabar pemerintah China Youth Daily menyebutkan Jing akan merayakan ulang tahunnya yang ke-50 di ruang angkasa.

Cina pertama kali meluncurkan misi antariksa berawak pada tahun 2003, dan menjadi negara ketiga setelah Rusia dan AS, dan sejak saat itu telah mengirimkan mesin penjelajah atau rover Yutu di bulan. Pemerintah Cina juga mengisyaratkan pendaratan di bulan sebagai program masa depan misi antariksa Cina. [JX/VOA/Eka]

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here