Cina Buka Penerbangan Sipil ke Kawasan Sengketa Laut Cina Selatan

Pulau yang disengketakan di Laut Cina Selatan (Foto: JX/BBC)

WASHINGTON, JIA XIANG – Cina meresmikan jalur penerbangan dari Haikou di Cina selatan ke Pulau Woody di Laut Cina Selatan. Langkah ini memperpanjang usaha Beijing memperluas kehadiran militer dan sipil lain di sekitar kepulauan Paracel.

Pernyataan Cina bahwa akan melayani penerbangan charter sipil setiap hari melintasi lepas pantai laut selatannya, menimbulkan kemungkinan peningkatan penggunaan sipil sebagai alat pemerintah memperkuat klaimnya dalam sengketa kedaulatan yang paling luas di Asia itu.

Peluncuran penerbangan dilakukan  hari Kamis (22/12/16), sebagaimana dilaporkan kantor berita pemerintah Xinhua, memperpanjang usaha Beijing yang lebih luas untuk meningkatkan kehadirannya Laut Cina Selatan.

Perluasan itu telah menimbulkan kemarahan negara yang mengklaim Paracel, Vietnam. Tetapi penerbangan itu hanya merupakan langkah yang terbaru di antara lima negara untuk menempatkan sipil di laut yang disengketakan yang luasnya ksekitar 3,5 juta kilometer persegi itu. Cina, Malaysia, Taiwan, Vietnam dan Filipina telah menggunakan sipil untuk menempati sebagian dari kira-kira 500 pulau kecil di laut tersebut.

Penempatan sipil menambah kekuatan klaim kedaulatan dan mencegah keinginan negara-negara yang turut mengklaim untuk saling serang, kata para analis. [JX/VOA/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here