Cina Dapat Janji Politik dari Barat Soal Pemberantasan Korupsi

Seorang buronan yang berhasil dibawa kembali ke Cina. (Foto: JX/VOA)

BEIJING, JIA XIANG –  Cina menegaskan bahwa negara-negara Barat sudah mengeluarkan janji politik bahwa mereka tidak akan menjadikan wilayah masing-masing sebagai surga bagi para pejabat negeri tirai bambu yang menjadi buronan kasus korupsi.

Hal itu diungkapkan oleh seorang pejabat senior Cina dalam sebuah wawancara televisi, Selasa (25/10/16). Beberapa waktu belakangan ini Cina terus mengejar para buronan kasus korupsi yang lari ke luar negeri dalam operasi yang mereka sebut  Fox Hunt. Yang menjadi buronan itu bukan saja pejabat negara tetapi para pengusaha, termasuk menarik kembali aset-aset mereka. Kebijakan ini bagian dari upaya yang sejak awal dilakukan oleh Presiden Xi Jinping.

Negara-negara seperti Kanada, Amerika Serikat, Australia  menjadi tempat tujuan yang disenangi oleh para koruptor Cina. Negara-negara tersebut sudah mendesak Cina untuk menempuh proses legal jika ingin para buronan itu kembali.

Kondisi dan upaya Cina itu mendesak untuk dilakukan perjanjian ekstradisi, tetapi banyak negara Barat tidak ingin membantu dan menyarankan untuk menempuh jalur hukum sesuai kebiasaan di Barat tersebut

Dalam sebuah film dokumenter di televisi pemerintah mengenai perlawanan terhadap kasus korupsi, Liu Jianchao, pejabat yang bertanggungjawab atas repatriasi para tersangka korupsi, mengatakan bahwa pemberantasan korupsi membutuhkan upaya global.

“Beberapa negara Barat sudah jelas menekankan bahwa mereka tidak ingin menjadi surga bagi para koruptor.  Ini pencapaian yang  sangat ekstrim, dan sebagai sebuah janji politik yang amat penting,” tegas Liu. [JX/CNA/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here