Cina Kekurangan Ahli Bidang Strategis

Jia Xiang – Cina sebagai negara berpenduduk terbanyak di dunia yaitu 1,3 miliar, ternyata hanya memiliki 48 juta orang yang bekerja di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Saat ini justru negara itu  masih kekurangan personel  ilmuwan tingkat tinggi untuk kebutuhan-kebutuhan strategis,  ungkap Xu Songtao mantan Wakil Kepala Departemen Sumber Daya Manusia, belum lama ini seperti di kutip Eastday.com.

Meskipun jumlah tenaga kerja dan lulusan bidang iptek saat ini lebih banyak daripada di Amerika Serikat, namun di Cina bukanlah sebuah kekuatan besar, tambah Xu Songtao pada sebuah seminar.
Menurut statistik Departemen Ilmu dan Teknologi, katanya, Cina memiliki lebih dari 10.000 orang yang digolongkan sebagai tenaga berbakat inovatif tingkat tinggi, kata Xu yang  juga menjabat penasehat badan Penelitian Bakat Cina.
Xu mencontohkan soal tenaga ahli kelautan.  Cina dinilai unggul di bidang kelautan, namun kenyataannya jumlah ilmuwan negara itu yang terdaftar di pusat data  tenaga ahli kelautan  kurang dari 100 orang. Artinya hanya satu per dua puluh dari jumlah yang ada di Amerika Serikat, tambahnya.
“Kemampuan inovatif dan daya saing tenaga ahli Cina juga lemah,” tegas  Xu sambil mendesak  para pejabat di semua tingkatan untuk memberikan perhatian besar terhadap  orang-orang berbakat dan untuk memulai sejumlah proyek rekrutmen.

Dia juga menyarankan supaya  diciptakan  lingkungan yang kompetitif untuk menghilangkan ketidakmampuan dan  membentuk cadangan strategis tenaga-tenaga berbakat. [Eastday.com/E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here