Cina Masuk Lima Besar Eksportir Senjata

Jia Xiang – Cina kini bukan lagi negara produsen komoditas biasa seperti produk elektronik, plastik, pakaian, mainan, sepatu, dan lainnya. Menurut survey yang dilakukan oleh Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) Swedia,  Senin (18/3/13), Negeri Tirai Bambu ini menempati posisi lima besar dunia sebagai negara pengekspor senjata.

Dengan berada di urutan lima itu, berarti Cina menggeser kedudukan  Inggris yang sebelumnya ada di posisi tersebut. Amerika Serikat masih menempati posisi pertama, kemudian diikuti oleh Rusia, Jerman, dan Prancis.
Amerika Serikat menguasai 30 persen ekspor senjata dunia, Rusia (26 persen), Jerman (7 persen), Prancis (6 persen), dan Cina (5 persen). Sementara Inggris untuk pertama kali terpental dari lima besar pengekspor senjata dunia sejak tahun 1950.

Menurut SIPRI melalui surat elektronik kepada Jia Xiang Hometown, Selasa (19/3/13), volume ekspor Cina meningkat 162 persen  (tahun 2008 hingga 2012) bila dibanding periode 2002 – 2007. Pangsa pasar ekspor senjata Cina di dunia naik dari  2  persen menjadi 5 persen di tahun 2008-2012.

Menurut Kementerian Luar Negeri Cina, negaranya telah bertindak bijaksana dan bertanggung jawab dalam ekspor senjata ini. Bahkan Beijing telah mematuhi hukum internasional dan menghindari berbagai hambatan yang bisa mengganggu stabilitas regional.

“Ekspor senjata Cina dilandasi atas tiga prinsip dasar: harus benar-benar membantu pertahanan negara pembeli, tidak boleh mengancam perdamaian dan stabilitas regional maupun global, tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri negara lain,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Kementerian Luar Negeri, Hong Lie.

Sedangkan negara pembeli terbesar persenjataan Cina antara lain  Pakistan, Myanmar, dan Bangladesh. [E4/V1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here