Cina Miliki 4.157 Desa Tradisional yang Dilindungi Negara

Salah satu desa tradisional di Cina. (Foto: JX/Ist)

GUIYANG, JIA XIANG – Pemerintah Cina telah mencatat sejumlah 4.157 desa kuno kini masuk dalam daftar dilindungi oleh negara. Langkah ini dilakukan untuk melestarikan peradaban pertanian yang sudah ribuan tahun berlangsung.

“Di bawah program itu, Cina menjadi negara yang memiliki jejaring dalam melindungi warisan budaya pertanian terbesar di dunia,” ungkap Zhao Hui, Kepala Rekayasa Ekonomi Kementerian Perumahan dan Pembangunan Daerah Perkotaan-Desa, pada pertemuan nasional mengenai desa-desa tradisional di Provinsi Guixhou, Jumat (14/10/16).

Menurut  Zhao, tahun ini pemerintah Cina telah menambah 1.602 desa lagi ke dalam daftar desa yang dilindungi. Dengan demikian jumlah desa itu secara keseluruhan sebanyak 4.157.

Pemerintah Cina memulai program perlindungan terhadap desa-desa tradisional itu sejak tahun 2012. Desa-desa yang masuk daftar itu hasil seleksi dari 2,6 juta desa tersebar di seluruh negeri tirai bambu tersebut.

Zhao menambahkan sekali terdaftar dalam dalam program itu, setiap desa dapat menerima subsidi negara sebesar 3 juta yuan atau setara 446.000 dollar AS. Dana itu digunakan untuk menyelamatkan tradisi lama dan peninggalan budaya lainnya.

Menurut kebijakan dari kementerian perumahan itu, sejak 2015 tidak boleh ada bangunan yang dihancurkan atau rusak. Larangan itu dilakukan sebab hasil survei kementerian itu, sekitar 60 persen bangunan di desa-desa tersebut banyak yang sudah diperbaiki dan berubah dari aslinya seperti kuil kuno, bangunan-bangunan lama dan berbagai jembatan. [JX/Xinhua/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here